Polisi AS Tembak Mati Warga Kulit Hitam, Laga NBA Resmi Ditunda

Selasa, 13 April 2021 10:21 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor:
© The Fine Line
Logo NBA. Copyright: © The Fine Line
Logo NBA.

INDOSPORT.COM – NBA resmi menunda pertandingan antara Minnesota Timberwolves vs Brooklyn Nets yang dijadwalkan digelar hari Selasa (13/04/21) menyusul aksi penembakan polisi terhadap seorang pria kulit hitam di Minneapolis, Amerika Serikat  (AS).

Diketahui sebelumnya pada hari Minggu waktu setempat, polisi Minneapolis menempak seorang pria kulit hitam berusia 20 tahun, Daunte Wright, tak jauh dari halte yang berada di Brooklyn Center, Minneapolis.

Kematian Wright akibat penembakan fatal polisi tersebut mengundang protes dari berbagai kalangan hingga Senin pagi waktu setempat. Alhasil, kejadian ini berdampak pada tertundanya laga NBA yang dijadwalkan digelar di kota tersebut.

NBA dalam pernyataan resminya yang dirilis di akun Twitter, menyatakan bahwa keputusan ini dibuat setelah berdiskusi degan Timbervoles bersama pejabat negara bagian dan lokal.

“Asosiasi Bola Basket Nasional (NBA) mengumumkan hari ini bahwa mengingat kejadian tragis di area Minneapolis kemarin, pertandingan malam ini antra Brooklyn Nets vs Minnesota Timberwolves di Tqarget Center telah ditunda,” demikian bunyi pernyataan resmi NBA.

“Kami ikut berbela sungkawa untuk keluarga dan rekan-rekan Daunte Wright selama masa berkabung ini,” lanjut pernyataan NBA.

Di tempat terpisah, pihak Timberwolves juga merilis pernyataan tentanga penundaan laga NBA melawan Brooklyn Nets tersebut.

“Peristiwa tragis kemarin, yang membuat Daunte Wright meninggal dunia, membuat komunitas kami berduka. Minnesota Timberwolves dan Lynx ikut berbela sungkawa dengan tulus kepada keluarga Daunte Wright,” bunyi pernyataan Timberwolves.

Dilansir dari SI.com, penembakan Daunte Wright ini melibatkan tiga orang polisi. Mereka awalnya menghentikan laju mobil yang dikendarai Wright karena tanda registrasi yang dinilai sudah lewat masa tenggatnya.

Seorang petugas mencoba memborgol Wright, sementara yang lain memberitahunya bahwa dia ditangkap dengan disertai surat perintah. Wright sempat berhasil melepaskan diri dan kembali ke dalam mobil.

Pada saat itu, petugas kedua berteriak untuk menyetrum Wright, "Taser, Taser, Taser," tetapi polisi malah melepaskan satu tembakan dari pistolnya, menurut rekaman.

"Sialan, saya baru saja menembaknya," teriak polisi perempuan itu saat mobil meluncur menjauh.