Komunitas Sehat

3 Tips Pemanasan Sebelum Ikut Event Lari

Senin, 25 Februari 2019 16:03 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
© hellosehat.com
Ilustrasi Lari. Copyright: © hellosehat.com
Ilustrasi Lari.
Berjalan

Lakukan pemanasan termudah dimulai dengan jalan kaki selama tiga hingga lima menit. Akan tetapi banyak orang melupakan metode pertama ini. Padahal sebenarnya melakukan aktivitas dengan intensitas rendah, sangat ideal untuk memberi sinyal tubuh agar berfungsi serupa dengan lari. 

Ahli fisiologi olahraga dan juga pelatih Running Strong, Janet Hamilton mengatakan bahwa berjalan dengan perlahan akan mempercepat denyut jantung, mengaktifkan otot, meningkatkan suhu tubuh, dan melancarkan aliran darah Anda. 

Dikarenakan gerakan berjalan kaki memerlukan otot, tendon, dan persendian. Selain itu, berjalan kaki juga sangat bermanfaat bagi pelari yang baru kembali setelah alami cedera.

Latihan Stride atau Langkah Panjang

Dengan melangkah lebih jauh ke depan akan  membanjiri otot dengan darah, menarik serat otot agar bergerak cepat, dan membantu peralihan tubuh Anda dari mode berjalan ke berlari. Berikut cara melakukannya:

- Latihan stride lebih kepada membiasakan diri mengangkat paha dan mengayunkan lutut ke depan
- Berakselerasi secara bertahap selama 60 hingga 100 meter, kemudian secara bertahap melambat.
- Setelah setiap langkah, berjalanlah dan goyang-goyangkan kaki Anda selama 90 detik.
- Kemudian melangkah kembali ke arah yang berlawanan.
- Langkah tidak harus diatur waktunya, dan lakukan jarak yang tepat dari setiap langkah.

Latihan stride dilakukan setelah selesai sesi lari normal. Cukup 10 – 20 detik per sesi stride dan setelahnya ada periode istirahat sebelum mengulang hingga beberapa repetisi.

Peningkatan kecepatan harus dalam proses bertahap selama 5 detik pertama untuk mencegah cedera, dan diakhiri dengan penurunan kecepatan secara bertahap juga.

Lakukan Peregangan Dinamis

Peregangan (atau peregangan dinamik) paling banyak menggunakan gerakan kaki sebagai cara pemanasan. Peregangan statis, memegang otot dalam posisi tetap memanjang selama 30 detik atau lebih.

Tetapi peregangan dinamis menggunakan gerakan kaki yang lebih terkontrol akan meningkatkan jangkauan gerak, mengendurkan otot dan meningkatkan denyut jantung, suhu tubuh, dan aliran darah untuk membantu Anda berlari lebih efisien. Gunakan pemanasan dinamis ini untuk memaksimalkan lari Anda.

Penulis: Neneng Astrianti

Terus Ikuti Tips dan Trik Seputar Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%