Aksi Justin Gaethje untuk Sepupu Angkatnya Ini Bikin Hati Meleleh

Sabtu, 8 Agustus 2020 18:01 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Petarung Mixed Martial Arts (MMA), Justin Gaethje, menunjukkan aksi mulia untuk sepupu angkatnya yang tengah sakit.

Justin Gaethje memang terlihat begitu garang ketika bertarung di oktagon, namun ia memiliki hati mulia yang bisa membuat orang terkagum-kagum. Salah satunya, memerhatikan seorang bocah yang telah dianggapnya sebagai saudara sendiri.

Anak kecil itu bernama Jonathan, yang diadopsi oleh bibi Justin Gaethje pada tahun 2014. Ibunya meninggal dunia di Ghana, Afrika, dan ia tidak punya keluarga untuk mengurusnya hingga dewasa.

“Keluarga bibi saya menemukannya ketika ia berusia 14 bulan. Mereka jatuh cinta pada Jona dan ingin hidup bersamanya. Mereka akhirnya mengadopsinya saat usianya dua tahun,” cerita Gaethje di akun Instagram-nya.

“Trauma yang dialaminya saat masih bayi menyebabkannya menderita Reactive Attachment Disorder (RAD), Disruptive Mood Dysregulation Disorder (DMDD), Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), dan isu-isu kognitif lainnya.”

Untuk itu, Justin Gaethje bersama keluarganya telah membawa Jonathan menjalani terapi. Bocah kecil itu kerap berusaha melukai diri sendiri, bersikap kasar pada orang dan binatang, melempar barang, dan hal-hal mengerikan lainnya.

Selain itu, petarung MMA tersebut juga berusaha mengumpulkan dana untuk membayar biaya berobat sepupu angkatnya. Ia kemudian mengumumkan akan melelang barang-barangnya dari laga melawan Tony Ferguson.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Justin Gaethje 🇺🇸 (@justin_gaethje) on

“Ini adalah lanjutan unggahan saya sebelumnya. Saya akan melelang barang-barang dari UFC 249 (kecuali sabuk), demi menggalang dana untuk perawatan sepupu saya, Jonathan. Saya akan memberi informasi lagi nanti,” tulis Gaethje.

Sekadar mengingatkan, duel UFC 249 antara Tony Ferguson vs Justin Gaethje digelar di VyStar Veterans Memorial Arena, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (10/05/20).

Setelah melakoni pertarungan hebat, sabuk juara pun menjadi milik Gaethje yang sukses mencatatkan rekor 22-2-0. Di sisi lain, Ferguson gagal memperpanjang catatan kemenangannya, 25-4-0.