In-depth

Kisah Inspiratif Petarung MMA Asal Myanmar Kalahkan COVID-19

Sabtu, 24 Oktober 2020 07:31 WIB
Editor: Isman Fadil
© Dok. ONE Championship
Petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Myanmar, Aung La N Sang. Copyright: © Dok. ONE Championship
Petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Myanmar, Aung La N Sang.

INDOSPORT.COM - Pandemi virus Corona atau COVID-19 yang tengah melanda dunia dapat menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Salah satunya adalah juara dunia mixed martial arts (MMA) asal Myanmar, Aung La N Sang.

Aung La N Sang merupakan salah satu petarung beken di ONE Championship. Gaya bertarungnya membuat dia dijuluki The Burmese Python.

Dalam wawancara terbarunya, Aung menceritakan sebuah tantangan berat dalam hidupnya. Petarung yang tinggal di Florida, Amerika Serikat, ini sempat terpapar virus Corona pada 29 Juni lalu.

Ia pun berbagi hal-hal yang telah dijalaninya dan gejala yang dirasakan sebelum mendapat diagnosis hingga proses isolasi dan akhirnya terbebas dari COVID-19

“Semuanya berawal dari rasa kelelahan. Saat bangun tidur setelah beristirahat selama 8 jam, saya masih merasa lelah,” buka Aung La N Sang dalam rilis yang diterima INDOSPORT.com.

“Saya langsung berpikir, pasti ada yang salah atau sesuatu yang aneh sedang terjadi. Awalnya saya rasa hal itu hanya kelelahan akibat latihan-latihan intensif saya selama persiapan menjelang laga mempertahankan gelar juara". 

“Saya juga merasakan sakit di kedua tangan, di punggung bagian belakang, dan di kedua kaki. Saya juga merasakan demam ringan. Jika berdiri dan berjalan-jalan sedikit saja maka saya akan merasa sangat lelah,” sambungnya. 

Munculnya Stigma Terhadap Aung La N Sang Setelah Terpapar COVID-19

Bagi Aung, virus Corona tidak bisa diremehkan. Dia pun merasa lega bisa melewati cobaan dari virus yang sudah menghilangngkan nyawa jutaan penduduk dunia tersebut.

“Sebetulnya saya merasa lega setelah mendapatkan diagnosa dan mendapatkan hasil bahwa hasil uji COVID-19 saya dinyatakan positif. Saya merasa lega karena bisa melalui masa-masa menakutkan ini,” ujarnya. 

Stigma negatif dari masyarakat juga dialami oleh Aung La N. Dia menuturkan, banyak kalangan yang menganggap COVID-19 terlalu menakutkan.

Namun, petarung yang sudah memulai debutnya pada 2005 lalu itu merasa hal tersebut tidak perlu ditakuti, karena menurutnya, selama masa perawatan, ia tak pernah merasakan ketakutan dari virus tersebut. 

“Hal tersulit dari menderita COVID-19 adalah stigma di baliknya. Karena saya mengidap COVID-19, orang-orang berpikir saya berada dalam kondisi sangat sulit,” ujarnya.   

“Tapi yang ingin saya sampaikan sebagai orang yang berhasil mengalahkan penyakit ini adalah bahwa memiliki stigma dan ketakutan-ketakutan seperti ini tidak akan membawa dampak baik bagi siapapun. Kita perlu bekerja bersama untuk bisa mengatasi pandemi ini,” tegasnya.

Jangan Takut Melawan Virus Corona

Setelah menjalani isolasi mandiri, Aung pun dinyatakan negatif COVID-19 usai menjalani satu tes lagi.

Aung mengatakan, salah satu hikmah paling penting yang diambil dan ingin dibagikannya kepada penggemar adalah jujur dengan kondisi kesehatan masing-masing, serta tidak takut untuk memeriksakan diri.

Selain itu, dia juga berpesan agar warga dunia kooperatif dengan protokol kesehatan yang berlaku dan selalu berpikir positif.

“Pesan yang ingin saya sampaikan kepada para fans saya adalah; jangan hidup dalam ketakutan. Saya telah melaluinya. Kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahan. Kita harus bersatu sebagai umat manusia dan bekerja bersama untuk meraih tujuan yang lebih mulia,” sambung Aung.

“Tujuan lebih mulia tersebut bagi kita saat ini adalah untuk mengatasi virus Corona tersebut,” pungkasnya.

Pada Jumat, 30 Oktober, Aung La N Sang akan menghadapi sebuah tantangan berat dalam kariernya. Dia dijadwalkan mempertahankan sabuk Juara Dunia ONE Middleweight dari tantangan atlet asal Belanda Reinier "The Dutch Knight" de Ridder di Singapura dalam ajang ONE: INSIDE THE MATRIX.

Laga tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam karier Aung La N Sang, mengingat sang lawan memiliki rekor tanpa kemenangan 12-0.
 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%