Sport Tourism

Menyibak 'Surga Dunia' Melalui Ajang Balap Sepeda Internasional Tour de Flores 2016

Kamis, 19 Mei 2016 20:37 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Charles Emanuel Dominggus
© INDOSPORT/INTERNET
 Copyright: © INDOSPORT/INTERNET
Titik Start di Kota Bersejarah

Kota di ujung timur pulau Flores ini akan menjadi titik start rute pertama TdF.  Saat menyusuri kota Larantuka, terlihat jelas percampuran budaya Portugis dengan Lamaholot. Ya, di sinilah, berabad-abad silam Portugis berlabuh, kemudian meninggalkan jejak yang mendalam pada kota mungil ini.

Bukan hanya para pembalap, siapapun yang memilih berlari ataupun berjalan santai di kota ini akan mendapatkan ketenangan, kesederhanaan dan panorama alam yang seakan menyihir untuk tetap berada di tempat itu.

 Jalanan yang berbatasan langsung dengan pantai dan lautan lepas yang tenang, membiru, cantik nan tenang, menjadikannya lebih mirip seperti danau. Ini yang membuat Larantuka sering disebut sebagai kota pelabuhan tepi danau.

Bersepeda melewati medan jalan yang menyerupai jalan ular, banyak tikungan pendek dan tajam, menaiki bukit dengan panorama alam hamparan laut serta perbukitan, pasti menjadi kenangan tersendiri.

Satu hal yang menjadi daya tarik tersendiri pada TdF ini adalah sebelum perlombaan dimulai, peserta akan diajak menyaksikan atraksi penangkapan ikan paus di Lembata. Kota Larantuka juga dikenal dengan wisata rohani, ribuan orang membanjiri kota kecil ini untuk mengikuti prosesi Paskah saban tahun.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%