Komunitas Sehat

5 Pose Yoga Terbaik untuk Hilangkan Sakit Leher

Sabtu, 31 Agustus 2019 07:49 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
© Ian Forsyth/Getty Images
Ilustrasi yoga. Copyright: © Ian Forsyth/Getty Images
Ilustrasi yoga.

INDOSPORT.COM - Ketika Anda duduk sepanjang hari, berdiri, atau melakukan hal lain, itu akan membawa banyak ketegangan di otot leher Anda.

Ketengangan dan stres yang konstan dapat menyebabkan otot dan ligamen memendek dan mengencang. Ini lebih dari sekedar rasa sakit di leher, tetapi dapat membatasi gerakan leher Anda.

Jika Anda bangun dengan otot leher yang kaku, atau memiliki otot leher kencang kronis, obat penyelamat Anda ialah yoga.

Dengan yoga, Anda dapat menggerakan leher dari berbagai arah utama untuk meregangkan otot. Ini dapat mencegah sakit leher kronis dan mengobati sakit yang timbul tiba-tiba setelah tidur.

Sebagaimana dilansir dari laman Do You Yoga, berikut lima pose yoga terbaik untuk menghilangkan sakit leher Anda.

Pose Cat/Cow

© Frank Bienewald/LightRocket via Getty Images
Pose yoga cat. Copyright: Frank Bienewald/LightRocket via Getty ImagesPose yoga cat.

Pemanasan melalui pose Cat dan Cow dengan napas. Pose ini mengatasi berbagai penyebab stres di leher melalui perenggangan dan ekstensi leher.

Kita sering menggantung kepala kita saat menatap ponsel, membaca buku, menonton TV. Semua ini menyebabkan kepala kita menunduk ke depan bahu kita.

Ligamen dan otot di bagian belakang leher terus menerus tegang menahan berat kepala. Meregangkan bagian depan dan belakang leher pada pose Cat dan Cow dapat membantu mengatasi banyak rasa sakit dan nyeri yang kita alami.

Melting Heart Pose

© Yoga Journal
Melting heart pose. Copyright: Yoga JournalMelting heart pose.

Pose ini seolah-olah menjatuhkan jantung Anda ke bumi, dengan menaikkan bagian pinggul dan bokong Anda. Bagian ini sering menyebabkan ketegangan di bagian leher.

Ingatlah untuk menjaga pinggul Anda tepat di atas lutut dan lengan menjangkau selebar bahu.

Anda pun bisa menggenggam tangan di belakang leher Anda, dengan siku meraih ke depan, untuk membawa peregangan ke trisep Anda juga. 

Rabbit Pose

© Yogaasan
Rabiit pose yoga. Copyright: YogaasanRabbit pose yoga.

Pose kelinci membuka dan menciptakan ruang pada tulang belakang dada dan leher rahim. Ini merangsang pencernaan dan membawa darah segar beroksigen ke otak. Pegang tumit Anda dengan erat saat menarik napas untuk mengangkat pinggul ke arah langit.

Cobalah untuk membawa dahi Anda menyentuh lutut Anda dan dengan pelan-pelan mengistirahatkan kepala Anda di lantai. Gunakan kekuatan dan genggaman lengan Anda untuk meringankan beban kepala Anda. Jika merasa tidak nyaman di area lutut, lipat selimut dan letakkan di bawahnya.

Bridge Pose

© Jeff Nelson
Bridge pose yoga. Copyright: Jeff NelsonBridge pose yoga.

Meskipun ini mungkin terdengar mengejutkan, gaya ini adalah pose yang bagus untuk meregangkan bagian belakang leher Anda dan merangsang tiroid dengan mengompres bagian depan.

Letakkan kaki sekitar 15 cm dari tulang ekor. Tarik napas dan angkat pinggul dari lantai. Letakkan tangan di bawah panggul untuk menopang Anda, atau gunakan balok pada ketinggian sedang atau tertinggi.

Tahan selama 2 hingga 3 menit. Hilangkan penopang secara perlahan. Turunkan pinggul.

Fish Pose

© Frank Bienewald/LightRocket via Getty Images
Fish pose. Copyright: Frank Bienewald/LightRocket via Getty ImagesFish pose.

Berbaringlah telentang dan geser tangan Anda, telapak tangan menghadap ke bawah, di bawah tubuh. Sentuh ibu jari Anda bersama. Rentangkan kaki Anda ke lantai, bersama-sama. Tarik napas saat Anda menekan siku ke bawah, angkat dada ke atas, dan putar kepala ke lantai.

Cobalah untuk mempertahankan sebagian besar berat kepala Anda di siku dan lengan Anda, bukan kepala. Saat Anda keluar dari pose, tekan siku, angkat dada ke langit, dan tundukkan dagu. Geser bagian belakang kepala ke lantai.

Setelah itu, beristirahatlah dan biarkan ketegangan pergi.

Kelima pose ini meregangkan otot leher Anda dari arah yang berbeda. Pose di atas akan membantu melepaskan ketegangan dan meregangkan otot leher untuk mencegah gerakan yang terbatas.

Penulis: Karina Kusuma Wijaya

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%