Magnussen Banyak Belajar dari Duo McLaren

Senin, 6 April 2015 11:16 WIB
Editor: Joko Sedayu
© GETTY IMAGES
Kevin Magnussen (kiri), Fernando Alonso (tengah), dan Jenson Button (kanan) Copyright: © GETTY IMAGES
Kevin Magnussen (kiri), Fernando Alonso (tengah), dan Jenson Button (kanan)

Nama Kevin Magnussen semakin naik daun ketika McLaren menunjukknya sebagai salah satu pebalap untuk musim kompetisi 2014. Sebagai rookie, Magnussen langsung melejit dengan naik podium kedua pada Grand Prix pembuka 2014 di Australia.

Namun setelah tampil gemilang di Sirkuit Albert Park, kinerja Magnussen bersama McLaren menurun drastis. Hingga akhir musim 2014, pebalap 22 tahun itu finish di posisi ke-11 klasemen pebalap dengan catatan 55 poin.

Alhasil, posisi Magnussen pada musim 2015 lengser setelah McLaren mengontrak mantan pebalap mereka pada 2007, Fernando Alonso. McLaren memutuskan Magnussen sebagai pebalap cadangan dan menjadikan Button sebagai tandem Alonso.

Meski posisinya sebagai pebalap F1 di McLaren hilang, Magnussen tidak patah semangat. Justru pebalap jebolan Formula Renault 3.5 itu mengaku tetap banyak belajar agar bisa kembali ke kokpit mobil F1, terutama belajar dari seniornya Alonso dan Button.

"Ada banyak pelajaran, terutama dari kedua pebalap kami. Fernando dan Jenson adalah pebalap yang sangat berpengalaman di paddock, sehingga ada banyak pelajaran dari mereka," ujar Magnussen seperti dikutip dari Sports Mole.

"Sangat menyenangkan untuk mendengar jawaban dari mereka dan cara mereka menseting mobil, serta bekerja bersama teknisi. Sangat ada banyak pelajaran," sambung Magnussen.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%