Formula 1

Hamilton: Mesin F1 Kurang 'Berisik'

Rabu, 23 Maret 2016 13:36 WIB
Editor: Fandy Hutari
© INTERNET
Lewis Hamilton, pembalap Mercedes AMG Petronas. Copyright: © INTERNET
Lewis Hamilton, pembalap Mercedes AMG Petronas.

Teknisi Formula 1 sudah bekerja selama berbulan-bulan untuk mencoba menciptakan suara yang diinginkan. Namun, Hamilton dan rekan setimnya, Nico Rosberg, tak yakin.

"Dapatkah Anda mendengar perbedaannya? Anda harus memiliki telinga yang sangat baik untuk mendengarnya,” kata Hamilton.

Menurut Hamilton, tak ada perbedaannya. Ia juga tidak pernah berpikir kalau mesin itu terdengar baik. Hamilton sendiri telah meminta pihak F1 untuk meningkatkan suara ke tingkat yang bisa ia menikmati, layaknya seorang anak di tahun 1990-an.

Berdasarkan regulasi, mesin untuk musim balap 2016, bisa menghasilkan frekuensi suara sampai 128 desibel. Angka itu sudah cukup untuk membuat sakit gendang telinga. Meski masih belum sama pekaknya dengan semburan suara dari mesin V8 saat musim balap 2012.   

Kekecewaan soal suara mesin juga pernah terjadi di GP Australia pada 2014. Saat itu, mobil F1 memakai mesin V6, yang memang tak sebising saat masih menggunakan V8. Regulasi baru itu membuat suara raungan mesin mobil tak lagi sekencang musim-musim sebelumnya.  Jelang seri kedua di Malaysia, sejumlah pembalap melontarkan kekecewaannya.

"Jelek sekali," kata pembalap asal Jerman, Sebastian Vettel. "Itu adalah pendapat saya dan saya pikir fans juga begitu. Saya pikir Formula 1 harus spektakuler dan suara adalah salah satu hal yang paling menarik," katanya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%