Formula 1

Salah Strategi, Inikah Penyebab Kekalahan Tim Mercedes di GP Italia?

Rabu, 11 September 2019 15:58 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© The Sun
Mercedes ternyata menggunakan mesin bertenaga penuh di F1 GP Italia 2019, namun tetap gagal bersaing dengan Ferrari. Copyright: © The Sun
Mercedes ternyata menggunakan mesin bertenaga penuh di F1 GP Italia 2019, namun tetap gagal bersaing dengan Ferrari.

INDOSPORT.COM – Tim Mercedes menggunakan mesin bertenaga penuh saat mengaspal di seri balap F1 GP Italia 2019 yang berlangsung di Sirkuit Monza pada akhir pekan lalu.

Pabrikan berjuluk Silver Arrows itu menggunakan mesin unit daya Spec-3 bertenaga penuh, yang mengalami masalah dengan mode mesinnya.

Namun Toto Wolff selaku bos tim Mercedes sempat mengatakan bahwa hal tersebut tak akan menjadi masalah di Monza. Akan tetapi, prediksi tersebut nyatanya tak sepenuhnya berjalan sesuai dengan harapan.

Pada race yang berlangsung di Monza, duo pembalap andalan Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, tidak dapat bersaing dengan Charles Leclerc (Ferrari) di posisi terdepan.

Wolff mengungkapkan bahwa Sirkuit Monza yang memiliki karakter yang didominasi oleh lintasan lurus ternyata menjadi salah satu kelemahan Mercedes. Hal ini berbanding terbalik dengan jet darat SF90 Ferrari yang tak terkalahan di trek lurus namun lemah dalam desain downforce.

“Kami memiliki pengalaman yang cukup bagus meski memiliki celah yang harus ditutup dalam hal kecepatan di lintasan lurus,” ujar Toto Wolff, dilansir dari laman berita olahraga Planet F1.

“Jelas pemahaman adalah langkah pertama yang baik untuk kemudian mencoba menutup celah tersebut tapi nyatanya kami masih harus tersingkir dari posisi pertama dan akan diperbaiki di balapan selanjutnya,” tambahnya.

Di sisi lain, tidak mengherankan Ferrari mampu unggul di kandang sendiri, lantaran tim asal Moranello, Italia, itu cukup berani mengambil strategi. Mereka menggantikan komponen ban Leclerc dari tipe soft ke hard yang membutuhkan waktu lama untuk mencapai kapasitas maksimal di lap awal.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%