MotoGP

MotoGP Bakal Kembali Gunakan Mesin 2 Tak?

Kamis, 16 Januari 2020 17:30 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Isman Fadil
© Eric Alonso/MB Media/Getty Images
Kejuaraan MotoGP kini digegerkan dengan rumor yang menyebutkan bakal kembali menggunakan mesin 2-tak. Copyright: © Eric Alonso/MB Media/Getty Images
Kejuaraan MotoGP kini digegerkan dengan rumor yang menyebutkan bakal kembali menggunakan mesin 2-tak.

INDOSPORT.COM – Kejuaraan MotoGP kini digegerkan dengan rumor yang menyebutkan bahwa kejuaraan balap motor tersebut bakal kembali menggunakan mesin 2-tak.

Melansir dari laman Bike Sport News, diketahui penggunaan mesin 2-tak tersebut di dunia MotoGP tela dihentikan sejak musim 2001 dan digantikan dengan mesin 4-tak yang dinggap lebih ramah lingkungan.

Meski demikian, banyak yang beranggapan bahwa mesin 2-tak membuat sebuah kejuaraan lebih menarik lantaran tenaga yang dihasilkan lebih besar, lebih efisien dan suara yang sangat khas.

Respons terhadap penggunakan mesin tersebut juga direspons dengan baik oleh para penggemar motorsports, ketimbang balapan era hybrid seperti Formula E dan MotoE yang hingga saat ini belum memiliki banyak peminat.

Hal tersebut pun memicu spekualasi bahwa kejuaraan balap motor bakal kembali menggunakan spekasi mesin tersebut, namun dengan syarat harus dimodifikasi ramah lingkungan.

Langkah MotoGP untuk kembali meggunakan mesin 2-tak ini juga dipicu oleh ketertarikan Kepala teknis Formula 1, Pat Symonds yang berencana menggunakan 2-Tak dalam spesifikasi baru unit mesin pada tahun 2025.

“Saya tertarik untuk kembali menggunakan mesin 2-tak di Formula 1 lantaran jauh lebih efisein serta memiliki suara yang khas. Teknologi ramah lingkungan juga bisa memodifikasi mesin tersebut, jadi di masa depan kami mungkin akan menggunakan spesifikasi tersebut,” ujar Pat Symonds

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%