Merasa Dicurangi di Korea Masters 2019, Eks Marcus Gideon: Sangat Sulit Main di Asia

Senin, 25 November 2019 18:16 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Zhe Ji/Getty Images
Gabriela Stoeva di sebut-sebut sebagai mantan kekasih Marcus Gideon mengaku sulit berkompetisi di Asia lantaran merasa dicurangi di Korea Masters 2019 Copyright: © Zhe Ji/Getty Images
Gabriela Stoeva di sebut-sebut sebagai mantan kekasih Marcus Gideon mengaku sulit berkompetisi di Asia lantaran merasa dicurangi di Korea Masters 2019

INDOSPORT.COM – Pebulutangkis asal Bulgaria yang disebut sebagai mantan kekasih Marcus Fernaldi Gideon, Gabriela Stoeva mengaku sangat sulit berkompetisi di Asia usai dirinya merasa dicurangi di babak perempatfinal Korea Masters 2019.

Pasangan ganda putri Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva gagal melaju ke babak final Korea Masters 2019 takluk dari wakil tuan rumah, So Hee Lee/Seung Chang Shin dengan skor 10-21, 20-22.

Gabriela/Stefani mengaku bahwa mereka merasa dicurangi oleh umpire, lantaran seharusnya shuttlecock dinyatakan masuk namun sang wasit sendiri berkata lain. Hal ini membuat Gabriela mencurahkan perasaannya di akun resmi Instagram @gabristoeva miliknya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by ★ 🎀 𝒢𝒶𝒷𝒾 𝒮𝓉💗𝑒𝓋𝒶 🎀 ★ (@gabistoeva) on

“Sangat sulit selama tiga pekan berkompetisi di Asia. Kami telah menjalani beberapa kejuaraan dengan sangat baik tetapi kami masih harus fokus untuk pertandingan selanjutnya,” tulis Gabriela Stoeva.

“Kami sangat senang bahwa kami bisa kembali bermain apik setelah bulan-bulan sulit mendapatkan kembali performa terbaik kami. Terima kasih atas dukungan Anda semua!” tambahnya.

Sebelumnya, Stefani yang merupakan saudari kandungnya juga mencurahkan protesnya dengan memberikan sebuah bukti screenshot saat dirinya berlaga di Korea Masters 2019 melalui Insta Story yang diunggah di akun Instagram resminya @stoeva_stefani.

“Jelas sekali hakim garis mengatakan bahwa poin sebenarnya untuk kami, tetapi kami berada di Korea dan melawan mereka. Umpire sendiri tak bisa memberikan keputusan tersebut, sedangkan hakim garis yang duduk di kursi mengatakan bahwa shuttlecock berada di luar garis,” ujar Stefani.

Sekadar informasi, Gabriela Stoeva sendiri pernah menjadi partner dari Marcus Fernaldi Gideon pada 2014 yang lalu. Namun, saat itu mereka hanya meraih runner-up melawan wakil Jerman, Jones Ralfy Jansen/Cisita Joity Jansen, dengan skor 21-17, 17-21, dan 12-21, di BWF International Challenge di Turki.

Selain menjadi partner, keduanya juga pernah menjalin hubungan istimewa saat 2013 yang lalu, tepatnya ketika Marcus Gideon memutuskan untuk pergi dari Pelatnas PBSI.