3 Tunggal Putra Legendaris dengan Catatan Rekor Gila di Indonesia Open

Senin, 29 Juni 2020 03:41 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Yosef Bayu Anangga
© Dok. Pribadi Ardy B. Wiranata
Tiga pemain bulutangkis tunggal putra legendaris dunia yang memiliki catatan rekor gelar di luar nalar pada gelaran Indonesia Open, termasuk Ardy B Wiranata. Copyright: © Dok. Pribadi Ardy B. Wiranata
Tiga pemain bulutangkis tunggal putra legendaris dunia yang memiliki catatan rekor gelar di luar nalar pada gelaran Indonesia Open, termasuk Ardy B Wiranata.

INDOSPORT.COM -  Tiga pemain bulutangkis tunggal putra legendaris dunia yang memiliki catatan rekor gelar di luar nalar pada gelaran Indonesia Open.

Turnamen Indonesia Open merupakan salah satu turnamen bulutangkis paling bergengsi di dunia. Kompetisi yang masuk kategori BWF World Tour Super 1000 tersebut selalu menjadi turnamen yang ingin dimenangkan oleh pebulutangkis manapun.

Selama digelar dari tahun 1982 hingga saat ini, turnamen Indonesia Open telah mencatatkan berbagai rekor menarik, salah satunya lahir dari sektor tunggal putra, di mana tiga pemain legendaris ini berhasil meraih gelar terbanyak.

Tiga tunggal putra legendaris tersebut adalah Ardy B. Wiranata, Taufik Hidayat, dan Lee Chong Wei. Ketiga pemain yang sama-sama sudah gantung raket ini tercatat berhasil mengoleksi enam gelar di turnamen Indonesia Open dan menjadi yang terbanyak di sektor tunggal putra hingga saat ini.

Dilansir dari situs olahraga pbdjarum.org, dimulai dari legenda bulutangkis tunggal putra Indonesia yang kini sudah menjadi warga negara Kanada, Ardy B. Wiranata yang memiliki enam gelar Indonesia Open.

Pemain besutan PB Djarum tersebut mencatatkan gelar pertamanya di Indonesia Open pada tahun 1990 dan kemudian menjadi peraih hattrick pertama di sana ketika ia berhasil mempertahankan gelar mulai dari tahun 1990, 1991, dan 1992.

Pada Indonesia Open 1993, gelar yang dipertahankan Ardy B. Wiranata harus lepas ke tangan Alan Budikusuma. Tetapi, di tahun 1994, ia kembali berhasil merengkuh gelar keempatnya dan berlanjut di tahun 1995.

Absen di Indonesia Open 1996, Ardy B. Wiranata akhirnya menutup perjalanan gelarnya di Indonesia Open 1997 dengan meraih podium tertinggi sekaligus menjadi trofi terakhirnya di hadapan pendukung sendiri.

Apa yang berhasil ditorehkan oleh Ardy B. Wiranata sukses dilanjutkan di era keemasan Taufik Hidayat, di mana legenda tunggal putra Indonesia itu juga berhasil meraih enam gelar di turnamen Indonesia Open.

Taufik Hidayat berhasil meraih trofi perdana Indonesia Open pada tahun 1999 dan berlanjut di tahun 2000. Sayang, di tahun 2001, gelar Indonesia Open terlepas dari rengkuhan legenda bulutangkis Indonesia tersebut.

Namun di tahun 2002, Taufik Hidayat kembali berhasl merebut gelar Indonesia Open dan itu dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut, mulai dari 2002, 2003 dan 2004.

Taufik Hidayat pun menjadi pemain tunggal putra kedua yang berhasil meraih hattrick di turnamen Indonesia Open setelah Ardy B. Wiranata, sebelum akhirnya di tahun 2006, ia menggenapi koleksi enam gelarnya di hadapan pecinta bulutangkis Tanah Air.

Setelah dua kisah heroik dari Ardy B. Wiranata dan Taufik Hidayat, barulah legenda Malaysia, yakni Lee Chong Wei yang berhasil menyamai rekor dua legenda Indonesia di turnamen Indonesia Open.

Lee Chong Wei tercaat berhasil meraih gelar perdananya di Indonesia Open pada tahun 2007, dan baru mampu mencatatkan hattrick di tahun 2009, 2010, 2011 setelah di tahun 2008, ia harus merelakan gelarnya berpindah ke tangan Sony Dwi Kuncoro.

Raihan hattrick Lee Chong Wei di panggung Indonesia Open sukses menobatkannya sebagai pemain tunggal putra ketiga yang berhasil mencatatkan tiga gelar beruntun setelah Ardy B. Wiranata dan Taufik Hidayat.

Setelah tahun 2011, Lee Chong Wei absen selama dua tahun dari podium tertinggi Indonesia Open dan akhirnya berhasil kembali naik podium di tahun 2013 dan mengakhirinya dengan enam gelar di tahun 2016.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%