Ganda Putri Malaysia Akui Kudu Lebih 'Ngegas' untuk Bisa Kalahkan Apriyani/Fadia

Sabtu, 9 Juli 2022 19:15 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Isman Fadil
Pebulutangkis asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Foto: [email protected]
Harus Agresif, tetapi Juga Kalem adalah Koenci

Dilansir dari BWF World Tour, melawan serangan dengan serangan tampaknya adalah kunci Pearly Tan/M Thinaah dalam menjatuhkan pasangan spektakuler asal Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Pebulutangkis asal Indonesia tersebut memang menjuarai Malaysia Open 2022 minggu lalu. Namun, Apriyani/Fadia mau tak mau harus mengakui keunggulan wakil ganda putri asal Malaysia tersebut.

Pearly Tan/M. Thinaah nyaris tidak melakukan kesalahan sepanjang pertandingan untuk lolos ke semifinal Malaysia Masters 2022.

“Tidak ada kata-kata. Kami senang. Kami melakukan bagian kami dengan sangat baik dan dukungan penonton sangat membantu kami,” kata M. Thinaah.

Sorakan “Pearly-Thinaah” bergema di seluruh stadion dan tampaknya mengangkat duo Malaysia tersebut ke tingkat yang belum pernah mereka tampilkan secara konsisten di masa lalu.

“Kami tahu mereka agresif, jadi kami ingin menjadi lebih agresif, tetapi juga tetap tenang. Terkadang kami agresif tetapi kami bisa ceroboh,” sambung M. Thinaah.

Tidak boleh ada kecerobohan, baik dalam menyerang maupun dalam bertahan. Hal tersebut tampaknya yang berhasil mengantarkan wakil Malaysia itu ke semifinal Malaysia Masters 2022.

“Kami melakukannya dengan baik hari ini karena kami tetap fokus dan tetap agresif. Tapi ada kalanya kami terburu-buru karena perlu melakukannya,” kata Pearly Tan, “kami terus mengingatkan diri sendiri untuk tetap tenang. Kami melakukannya dengan baik, tetapi ada ruang untuk perbaikan. Pada akhirnya hari ini saya terlalu terburu-buru sehingga saya perlu berkembang.”