KARTINI DI ARENA OLAHRAGA

Kisah Juang Kartini Muda Demi Bela Timnas Indonesia

Kamis, 20 April 2017 18:00 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Galih Prasetyo
© Istimewa
Hanipa Halimatusyadiah. Copyright: © Istimewa
Hanipa Halimatusyadiah.
Larangan Nenek dan Pengaruh Idola

INDOSPORT: Setelah alami patah kaki, orang tua tidak melarang?

Hanipa: Gak dilarang kok. Malah disemangatin biar cepat sembuh. Tapi memang nenek dan kakek sempat melarang main bola lagi. Tapi karena bandel tetap latihan diam-diam akhirnya dan malah ikut turnamen sepakbola lagi.

INDOSPORT: Saat kaki patah apa tidak jadi trauma buat main bola lagi?

Hanipa: Trauma pasti ada dan gak bisa diilangin. Tapi harus kita lawan dengan semangat jangan malah jadi kalah dengan trauma.

INDOSPORT: Ada pengaruh sosok idola tidak dalam karier kamu?

Hanipa: Pasti ada, idola saya adalah Maulina Novryliani. Dia mantan Timnas sepakbola Indonesia. Bisa dibilang dia penyemangat saya dalam cedera saya.

INDOSPORT: Maksudnya sebagai penyemangat seperti apa?

Hanipa: Saat kaki saya patah saya lihat dan denger cerita dia saat awal karier sebagai pesepakbola dan masuk Timnas. Itu jadi semangat lagi buat saya buat latihan sepakbola. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
100%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%