Horor, Gara-gara Rumput Kiper Legenda Timnas Hampir Meregang Nyawa

Jumat, 27 Oktober 2017 14:49 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Joko Sedayu
© Zainal Hasan/INDOSPORT
Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Hendro Kartiko. Copyright: © Zainal Hasan/INDOSPORT
Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Hendro Kartiko.

Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Hendro Kartiko ternyata memiliki pengalaman mengerikan selama berkarier di kancah sepakbola Indonesia. Siapa sangka, kiper yang menjadi andalan Indonesia di tahun 90an ini hampir meregang nyawa di atas lapangan.

Awan hitam memang masih menggelayut di kancah sepakbola Indonesia. Terlebih setelah penjaga gawang Persela Lamongan, Choirul Huda menghembuskan nafas terakhir beberapa waktu lalu.

Huda meninggal dunia saat membela Persela Lamongan menghadapi Semen Padang. Penjaga gawang asli Lamongan itu mengalami cedera parah pasca mengalami benturan dengan rekan setimnya.

Meski mendapat pertolongan pertama, sayang nyawa Huda tak tertolong. Kejadian ini tentu menjadi pukulan telak bagi sepakbola Indonesia.

© Republika
Kiper Persela Lamongan Choirul Huda ditandu keluar lapangan setelah kritis akibat benturan dengan sesama pemain Persela Copyright: RepublikaKiper Persela Lamongan Choirul Huda ditandu keluar lapangan setelah kritis akibat benturan dengan sesama pemain Persela

Melupakan kejadian Huda sejenak, ternyata p3ngalaman getir juga sempat menimpa Hendro Kartiko. Siapa sangka Hendro hampir kehilangan nyawa di atas lapangan.

Dengan nada bergetar, Hendro menjabarkan akibat kesalahan sedikit hampir menutup kariernya sebagai penjaga gawang.

"Kejadian Huda tentu membuat kita berduka. Namun saya pernah mengalami seperti beliau (Huda)," ucap Hendro, Jumat (27/10/17).

"Tahun 2010 saat saya membela Sriwijaya melawan Persema saya hilang keseimbangan karena rumput gajah. Saya terjatuh, saya menghindari tiang gawang dengan menjatuhkan diri ke dalam gawang. Namun pelipis mata saya terkena pengait jaring dan robek cukup parah," jelas dia dengan nada bergetar.

© INTERNET
Hendro Kartiko saat masih membela  Arema Cronus pada tahun 2007-08. Copyright: INTERNETHendro Kartiko saat masih membela Arema Cronus pada tahun 2007-08.

Memang akibat benturan tersebut membuat bekas luka di pelipis kanan Hendro. Bqhkan akibat benturan ersebut membuat Hendro hilang kesadaran.

"Saya gak sadar, sadar-sadar di rumah sakit lagi diguyur alkohol luka saya. Namun kata teman-teman saya yang menolong saya seperti orang meninggal yang tak sadarkan diri," kenang dia.

"Namun saya beryukur masih diberikan kesempatan hidup kedua oleh Allah SWT. Sehingga saya masih bisa beraktifitas hingga saat ini," sambung dia.

Meski mengalami kejadian mengerikan dan hampir merenggut nyawanya, Hendro tidak menibggalkan dujia yang telah membesarkan namanya. Kini dia masoh aktif di kancah sepakbola Indonesia dengan menjadi pelatih kiper Sriwijaya FC.

IDS Emoticon Suka
Suka
33%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
33%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
33%