Liga Indonesia

Terpilih di Timnas U-22, Begini Ungkapan Kebahagiaan Sani Rizki Fauzi

Minggu, 6 Januari 2019 16:33 WIB
Penulis: Shintya Maharani | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Sani Rizki Fauzi
Gelandang Bhayangkara FC, Sani Rizki Fauzi1. Copyright: © Sani Rizki Fauzi
Gelandang Bhayangkara FC, Sani Rizki Fauzi1.

INDOSPORT.COM - Indra Sjafri, pelatih Timnas sepak bola Indonesia U-22 telah mengumumkan daftar nama pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan dalam rangka persiapan menuju Piala AFF U-22 pada Februari  2019 mendatang.

Terdapat 38 pemain andalan yang datang dari berbagai klub dari Liga 1, 2, dan 3 bahkan beberapa pemain yang lahir dari kompetisi SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Sani Rizki Fauzi, gelandang muda asal Bhayangkara FC ini merupakan salah satu pemain beruntung yang mendapatkan kesempatan untuk menjalani latihan yang akan dimulai tepat di hari ulang tahunnya, yakni 7 Januari 2019 besok.

Ketika mendapatkan kabar bahwa nama Sani Rizki Fauzi termasuk dalam 38 pemain yang terpilih, INDOSPORT pun menghubungi Sani terkait respon dan tanggapan atas hal tersebut.

“Alhamdulillah bersyukur, terharu, dan bangga,” ujar pesepakbola asal Sukabumi yang baru memulai debutnya pada tahun 2018 ini.

“Susah diungkapkannya hehe,” imbuhnya.

Saking bahagianya, Sani pun mengaku sampai menangis. Hal serupa pun dirasakan oleh orang tua Sani begitu mendengar resolusi dan cita-cita anaknya pada tahun ini tercapai.

“Sama, (orang tua) sedih, terharu, juga bangga sampai meneteskan air mata kebahagiaan,” cerita Sani.

Sani terpilih sebagai pemain tengah dan bersanding dengan beberapa nama pemain muda yang sudah terkenal, seperti Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, Todd Rivaldo, Witan Sulaiman, Osvaldo Haay, dan masih banyak lagi.

Ikuti Terus Update Berita Sepak Boa Indonesia di INDOSPORT.COM.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%