Liga Champions

Tepati Janji Menangkan Gelar, Jurgen Klopp Tak Jadi Terdepak ke Swiss

Jumat, 7 Juni 2019 20:54 WIB
Penulis: Fuad Noor Rahardyan | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Visionhaus/Getty Images
Jurgen Klopp berhasil memenangkan trofi pertamanya untuk Liverpool di ajang Liga Champions. Visionhaus/Getty Images Copyright: © Visionhaus/Getty Images
Jurgen Klopp berhasil memenangkan trofi pertamanya untuk Liverpool di ajang Liga Champions. Visionhaus/Getty Images

INDOSPORT.COM – Usai hadirkan trofi pertamanya untuk Liverpool (6/2/19), Jurgen Klopp dipastikan tak akan hengkang ke Swiss. Pernyataan tersebut menjadi relevan jika ditarik ke empat musim yang lalu kala ia pertama kali menangani The Reds.

“Mohon berikan saya waktu untuk bekerja. Paling tidak, dalam empat tahun ke depan, kami akan meraih satu gelar. Kalau gagal, mungkin saya akan cari kesempatan baru untuk meraih gelar di Swiss,” ujar Klopp pada 2015 dilansir dari situs Sports Bible.

Entah bercanda atau tidak, manajer Jerman ini mau tidak mau harus mempertanggungjawabkan pernyataannya. Terlebih, musim 2018/19 ini merupakan musim keempatnya menjabat di kursi kepelatihan The Reds.

Selama tiga tahun sebelumnya, ia selalu gagal di kancah liga dan piala domestik. Begitu pula di partai final Liga Europa 2015/16 dan Liga Champions 2017/18.

‘Kepergiannya ke Swiss’ nyaris terwujud ketika Liverpool tertinggal 0-3 di leg pertama semifinal Liga Champions dan tak kunjung mampu menyalip Manchester City sebagai pemuncak klasemen Liga Primer Inggris 2018/19.

Pada akhir musim liga domestik, Liverpool yang tampil konsisten harus puas finish di tempat kedua dengan selisih satu poin dari The Citizens. Manchester City dengan segenap kekuatannya berhasil menjadi raja di rumah sendiri. 

Namun, itu semua terbayarkan dengan kemenangan 2-0 melawan Tottenham Hotspur di partai puncak Liga Champions 2018/19. Gol dari Mohamed Salah dan Divock Origi memastikan bahwa ia akan bertahan dan berpeluang membangun ‘dinasti’ baru Liverpool.

Klopp sendiri masih terikat kontrak di klub yang bermarkas di Anfield itu hingga Juni 2022. Jika ia terus membawa Liverpool berjaya, bukan tidak mungkin kariernya akan berlangsung lama di Merseyside.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%