Liga Champions

Real Madrid Terancam Dihukum UEFA Usai Ladeni Club Brugge, Mengapa?

Jumat, 4 Oktober 2019 14:01 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Getty Images
Real Madrid harus berurusan dengan UEFA setelah pertandingan Liga Champions melawan Club Brugge. Copyright: © Getty Images
Real Madrid harus berurusan dengan UEFA setelah pertandingan Liga Champions melawan Club Brugge.

INDOSPORT.COM – Real Madrid harus berurusan dengan Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) karena diduga sengaja menunda kick-off saat menghadapi Club Brugge di pertandingan Liga Champions, Rabu (02/10/19) dini hari WIB.

Dilansir dari outlet olahraga Spanyol, Marca, Komisi Kontrol, Etika, dan Disipliner UEFA menyelidiki apakah Los Blancos bersalah atas kick-off yang terlambat seperti yang tertuang dalam Pasal 11 (2) Peraturan Kedisiplinan.

Perlu diketahui kembali, pada laga matchday 2 yang berlangsung di Santiago Bernabeu itu, kubu Zinedine Zidane hanya puas bermain imbang 2-2 melawan tim tamu.

Penyelidikan UEFA pun membuat nasib Real Madrid di Liga Champions makin memilukan, berkaca dari hasil dua pertandingan yang telah mereka lalui. Sebelum imbang lawan Club Brugge, Los Blancos sudah dicukur Paris Saint-Germain saat matchday 1 dengan skor 0-3 di Paris.

Hasil dua pertandingan awal Real Madrid di Liga Champions musim 2019-2020, layaknya mengulang torehan buruk El Real di musim 2002-2003, kala mereka dikandaskan AC Milan dan bermain imbang melawan Lokomotiv Moscow.

Di sisi lain, tidak hanya El Real, Club Brugge juga harus menghadapi penyelidikan UEFA, karena gelandangnya, Ruud Vormer, dinilai menggunakan bahasa bernada intimidatif terhadap perangkat pertandingan.

Kejadian ini berlangsung ketika Vormer menerima kartu merah hanya dalam waktu enam menit akibat kartu kuning kedua yang dikeluarkan oleh wasit Bulgaria, Georgi Kabakov.

Dugaan pelanggaran lain di Liga Champions juga menimpa Manchester City dan Dynamo Zagreb. UEFA menyelidiki kedua klub tersebut atas perilaku penggemar mereka.

Sementara klub asal Yunani, Olympiakos, didakwa atas perilaku rasisme pendukung mereka, dan Red Star Belgrade atas perilaku yang tidak pantas dari para pemain mereka.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%