Liga Indonesia

Bali United Buka Peluang Bermarkas di Stadion Ngurah Rai Denpasar

Minggu, 8 Desember 2019 20:42 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Lanjar Wiratri
© Nofik Lukman
Proposal renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, yang ada di meja kerja rumah dinas Gubernur Bali. Proposal ini ada saat manajemen Bali United menemui Gubernur Bali, I Wayan Koster, Minggu (8/12/19) sore Copyright: © Nofik Lukman
Proposal renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, yang ada di meja kerja rumah dinas Gubernur Bali. Proposal ini ada saat manajemen Bali United menemui Gubernur Bali, I Wayan Koster, Minggu (8/12/19) sore

INDOSPORT.COM - Bali United mulai bergerak sebagai antisipasi tak bisa digunakannya Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada musim depan. Manajemen Serdadu Tridatu kini mulai merawat Stadion Ngurah Rai Denpasar.

Stadion Kapten I Wayan Dipta berpeluang direnovasi andai digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20 2021. Renovasi itu bisa jadi akan dilakukan mulai tahun 2020. Kabarnya, kapastias stadion akan ditingkatkan menjadi 30 ribu tempat duduk.

Kini, Bali United mulai melakukan antisipasi. Stadion Ngurah Rai menjadi opsi kandang kedua yang akan diajukan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB)

"Kita baru mengusahakan agar stadion keduanya tetap di Denpasar, walaupun nanti kapasitasnya jadi mengecil," ucap Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri saat ditemui di rumah dinas Gubernur Bali, Minggu (8/12/19) sore.

Bali United mulai memoles, Senin (9/12/19). Kondisi lapangan menjadi fokus utamanya. Stadion yang pernah jadi markas Gelora Dewata ini perlu perbaikan lapangan.

"Tahap awal ini kita lakukan perawatan rumput," tutur Yabes.

Yabes belum mengetahui kapan renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta akan dimulai. Langkah memoles Stadion Ngurah Rai dilakukan agar Bali United tak perlu jadi musafir saat renovasi sudah dimulai. Stadion ini bisa menampung 10 ribu penonton.