Bola Internasional

5 Transfer Aneh Sepanjang Masa, Ada Manchester United dan Liverpool

Jumat, 17 Januari 2020 14:58 WIB
Penulis: Bayu Wira Handyan | Editor: Nugrahenny Putri Untari
 Copyright:

INDOSPORT.COM – Dalam dunia sepak bola, sejumlah kesepakatan transfer yang aneh pun kerap terjadi, bahkan juga pernah menimpa dua raksasa Liga Inggris, Manchester United dan Liverpool.

Seperti diketahui, bursa transfer pemain bulan Januari telah dua minggu lebih dibuka dan pergerakan lamban klub-klub besar di liga top Eropa seakan menunjukkan mereka tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan yang salah.

Beberapa nama besar telah dirumorkan untuk hijrah ke sejumlah klub di Eropa, beberapa klub yang lain lebih memilih bekerja dalam senyap. Tentunya para klub besar tidak ingin salah langkah hingga berujung pada kesepakatan transfer yang aneh dan gagal.

Dilansir dari laman Independent, berikut 5 transfer teraneh sepanjang masa yang pernah terjadi di dunia sepak bola modern.

Bebe (Manchester United)

Bebe adalah salah satu pembelian terburuk Sir Alex Ferguson. Sir Alex yang mempunyai kebiasaan harus melihat secara langsung pemain yang direkomendasikan kepadanya, tidak melakukan hal tersebut saat memutuskan meminang Bebe.

Hasilnya, banderol transfer yang lumayan besar untuk mendatangkannya dari Vitoria de Guimaraes menjadi terbuang percuma.

Tercatat selama berada di Liga Inggris dan membela Manchester United, Bebe hanya mencatatkan dua penampilan saja. Saat ini, pemain berusia 29 tahun ini tercatat bermain di Divisi Segunda untuk Rayo Vallecano.

Sungguh merupakan salah satu pembelian paling memalukan yang pernah dilakukan oleh Sir Alex Ferguson di Manchester United.

Henrik Larsson (Manchester United)

Berusia 35 tahun saat diboyong Manchester United, kedatangan Larsson ke Old Trafford membuat banyak suporter Setan Merah bertanya-tanya kenapa Sir Alex mau mengingkari janjinya dan memboyong pemain berusia lebih dari 30 tahun.

Kesepakatan ini tampak aneh di atas kertas, tetapi fakta di lapangan menunjukkan kedatangan legenda Swedia ini lumayan membantu lini depan Setan Merah. Tiga gol dari 13 pertandingan tampaknya sudah cukup menjadi bukti itu adalah kesepakatan aneh yang menyenangkan.

Steven Caulker (Liverpool)

Adakah yang lebih aneh dari langkah Jurgen Klopp yang mendatangkan Caulker dengan status pinjaman dari QPR, memainkan pemain yang berposisi asli sebagai bek ini menjadi penyerang dalam beberapa pertandingan Liverpool?

Thomas Gravesen (Real Madrid)

Kepindahan pemain Everton ke Real Madrid bukanlah sesuatu yang terjadi setiap kali bursa transfer resmi dibuka. Dan kepindahan Gravesen ke Santiago Bernabeu adalah salah satu hal aneh yang membuat banyak pihak bertanya.

Sebegitu kurangkah stok pemain tengah di dunia hingga klub sebesar Real Madrid mau mendatangkan pemain seperti Gravesen.

Ali Dia (Southampton)

Tidak ada yang lebih aneh dari kisah Ali Dia. Kedatangannya ke Southampton diwarnai kebahagiaan Graeme Sounness yang percaya dirinya telah berhasil mendatangkan keponakan George Weah, salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa Afrika yang juga sukses meraih Ballon d’Or.

Lalu bagaimana permainannya? Matthew Le Tissier bahkan mengatakan dirinya sangat malu melihat permainan Ali Dia di lapangan. Katanya, dirinya seperti melihat Bambi berlari di atas es saat melihatnya berlarian di atas lapangan.