Liga Indonesia

Hadapi Raksasa Italia Jadi Laga Tak Terlupakan Gelandang PSM

Jumat, 12 Juni 2020 15:52 WIB
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Adriyan Adirizky/INDOSPORT
Gelandang klub Liga 1 PSM Makassar, Rasyid Bakri, menyebut laga menghadapi raksasa Italia, AS Roma, menjadi duel yang tak terlupakan di sepanjang kariernya. Copyright: © Adriyan Adirizky/INDOSPORT
Gelandang klub Liga 1 PSM Makassar, Rasyid Bakri, menyebut laga menghadapi raksasa Italia, AS Roma, menjadi duel yang tak terlupakan di sepanjang kariernya.

INDOSPORT.COM - Gelandang klub Liga 1 PSM Makassar, Rasyid Bakri, menyebut laga menghadapi raksasa Italia, AS Roma, menjadi duel yang tak terlupakan di sepanjang kariernya.

Tepatnya pada tahun 2014 silam, Rasyid Bakri dan Timnas Indonesia U-23 diterbangkan ke Italia untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus beruji coba melawan AS Roma, Lazio, dan Cagliari.

AS Roma pun menjadi lawan perdana Timnas Indonesia U-23 yang saat itu dilatih oleh Aji Santoso dan Rasyid dipercaya turun sejak menit pertama mengisi posisi gelandang.

"Waktu itu, kami melawan pemain-pemain hebat seperti Francesco Totti, Radja Nainggolan, kemudian ada Ashley Cole, dan pemain-pemain lain," ungkap Rasyid.

"Perasan saya pasti senang karena bisa bermain di Italia melawan klub sebesar AS Roma di hadapan suporternya," tambah pemilik nomor punggung 17 di PSM ini.

Pada laga yang dihelat di Stadio Centro d' Italia, Jumat (18/07/14), Timnas Indonesia U-23 takluk dengan skor 1-3 lewat gol Alessandro Florenzi, Salih Ucan, dan Marco Boriello.

Namun, satu hal yang membuat Rasyid Bakri sulit untuk melupakan laga tersebut ialah karena dirinya menjadi satu-satunya pencetak gol bagi Timnas Indonesia U-23 ke gawang AS Roma.

"Walaupun kalah, saya merasakan pengalaman dan kesenangan tersendiri karena bisa mencetak satu gol. Membobol gawang AS Roma adalah pengalaman yang sangat luar biasa," tutur Rasyid.

Adapun proses gol Rasyid Bakri ke gawang AS Roma terbilang istimewa sebab dirinya mengelabui dua pemain terlebih dahulu sebelum melakukan umpan satu dengan Syakir Sulaiman.

Berkat umpan satu dua tersebut, Rasyid Bakri merangsek tak terkawal ke dalam kotak penalti AS Roma untuk kemudian melepas sepakan kaki kanan yang memperdayai Bogdan Lobont.