In-depth

Tak Perlu Main Cantik, Jose Mourinho Bawa Tottenham ke Jalan yang Benar

Jumat, 11 Desember 2020 16:46 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© Neil Hall - by Pool/Getty Images
Sukses mempertahankan puncak Liga Inggris dan jadi juara grup di Liga Europa tanpa perlu permainan 'Wah', Tottenham Hotspur mesti berterima kasih kepada sosok J Copyright: © Neil Hall - by Pool/Getty Images
Sukses mempertahankan puncak Liga Inggris dan jadi juara grup di Liga Europa tanpa perlu permainan 'Wah', Tottenham Hotspur mesti berterima kasih kepada sosok J

INDOSPORT.COM - Sukses mempertahankan puncak Liga Inggris dan jadi juara grup di Liga Europa tanpa perlu permainan yang 'Wah', Tottenham Hotspur mesti berterima kasih kepada sosok Jose Mourinho

Hasil mengecewakan lagi-lagi didapatkan Arsenal kala melawat ke markas Tottenham Hotspur dalam laga Derby London Utara pada lanjutan pekan ke-11 Liga Inggris 2020-2021, di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (06/12/20) silam. 

Pada laga tersebut, The Gunners digasak Spurs dengan skor 2-0. Yang lebih mengecewakan, skor ini tercipta setelah Arsenal gagal memanfaatkan keunggulan peluang yang ada.

Namun, bukan soal jumlah peluang Arsenal yang membuat Spurs terlihat 'beruntung', faktanya memang seperti itulah skenario yang diinginkan The Lilywhites.

Tottenham Hotspur di bawah pelatih Jose Mourinho dibawa melaju kencang musim ini baik itu di Liga Inggris maupun Liga Europa. Di Inggris, mereka memimpin puncak klasemen dengan 24 poin hasil 7 menang, 3 seri, dan 1 kalah. 

Sementara di Liga Europa, Harry Kane dkk juga memastikan lolos sebagai juara grup J usai mencukur Royal Antwerp 3-0 di Tottenham Hotspur Stadium.

Meski perjalanan Spurs musim ini terlihat dominan, ternyata hal itu tak tercermin betul dari permainan mereka. Apalagi ketika bicara soal Liga Inggris. 

Selain Arsenal, di pekan sebelumnya, klub London lain, Chelsea, juga sempat dibuat kewalahan untuk menundukkan Tottenham di meskipun tim asuhan Frank Lampard itu memegang penguasaan bola.    

Adalah sosok pelatih Jose Mourinho yang bertanggung jawab terhadap efektivitas gaya bermain Spurs tersebut. Jose merupakan tipe pelatih yang pragmatis alias hanya mementingkan hasil akhir tanpa peduli seperti apa laga berjalan. 

Coba tengok statistik melawan Arsenal. The Gunners tercatat memegang 70 persen penguasaan bola dengan perbandingan operan 632 untuk Arsenal dan 288 untuk Spurs. Mereka juga unggul lebih dari dua kali lipat dalam jumlah tembakan. 

Namun pada akhirnya para pemain The Gunners hanya mengoper-oper bola dan berlari-lari tanpa ada hasil (gol). Sementara Spurs mampu mengonversi dua dari lima kesempatan tembakan yang ada menjadi gol masing-masing melalui Son Heung-min (13') dan Harry Kane (45').