In-depth

Lautaro Martinez: Kegembiraan Inter Milan, Tangisan Barcelona

Selasa, 23 Februari 2021 17:52 WIB
Editor: Yosef Bayu Anangga
© Emilio Andreoli/Getty Images
Selebrasi gol Lautaro Martinez di laga Hellas Verona vs Inter Milan. Copyright: © Emilio Andreoli/Getty Images
Selebrasi gol Lautaro Martinez di laga Hellas Verona vs Inter Milan.
Lautaro Martinez, Penyerang yang Dibutuhkan Barcelona

Ketika Lautaro Martinez tampil gemilang mencetak 2 gol ke gawang AC Milan, Barcelona justru tampil buruk menghadapi Cadiz di LaLiga Spanyol. Sempat unggul 1-0, Barca harus rela menerima hasil akhir imbang 1-1 usai Cadiz menyamakan skor di menit ke-89.

Akibatnya, mereka pun kini turun ke peringkat 4 klasemen LaLiga Spanyol, tergusur Sevilla.

Salah satu penyebab kegagalan Barcelona mengalahkan Cadiz adalah buruknya penyelesaian akhir mereka. Meski menguasai 80% penguasaan bola dan melepaskan 20 tembakan, hanya 4 tembakan yang mengarah ke gawang.

Trisula lini depan Blaugrana di laga itu yakni Lionel Messi, Antoine Griezmann, dan Ousmane Dembele memang bukan penyerang kacangan. Namun, ketiganya bukan bertipe poacher seperti Lautaro Martinez.

Sejak kepergian Luis Suarez awal musim ini, satu-satunya penyerang tipe tersebut yang dimiliki Barcelona adalah Martin Braithwaite. Namun, kualitas Braithwaite jelas tak mencukupi bagi Blaugrana.

Blaugrana sendiri sempat berniat memboyong  Martinez dari Inter Milan di bursa transfer musim panas lalu. Namun, langkah itu akhirnya tenggelam oleh saga Lionel Messi dan kedatangan Martinez tak terwujud.

Kegagalan ini pun pantas disesali. Dengan pergerakan cerdas, kemampuan mencari ruang, dan penyelesaian akhir yang baik, penyerang 23 tahun itu jelas menjadi kepingan yang dibutuhkan Barcelona.

Melihat kerja sama baik yang tercipta dengan baik antara Martinez dan Romelu Lukaku, menarik membayangkan akan setajam apa dirinya jika berduet dengan Lionel Messi, rekan senegaranya yang juga pemegang rekor assist terbanyak semusim di LaLiga Spanyol (21 assist).

Dengan bayangan kembali puasa gelar untuk dua musim beruntun, Barcelona jelas layak menangisi kegagalan mereka memboyong Lautaro Martinez dari Inter Milan di bursa transfer musim panas lalu.

Di sisi lain Nerazzurri bersuka cita karena ketajaman Martinez (dan Lukaku) membuat mereka berpotensi bersar menjuarai Serie A Italia musim ini, mengakhiri puasa 11 tahun.

IDS Emoticon Suka
Suka
20%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
10%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
10%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
40%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
20%