Liga Spanyol

Krisis Finansial Bikin Raksasa LaLiga Ini Resmi Jadi Milik Pangeran Malaysia

Rabu, 3 Maret 2021 00:03 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© https://www.instagram.com/hrhcrownprinceofjohor/?hl=id
Mengenal Tunku Ismail Idris, Miliarder Malaysia yang beli raksasa LaLiga Spanyol, Valencia. Copyright: © https://www.instagram.com/hrhcrownprinceofjohor/?hl=id
Mengenal Tunku Ismail Idris, Miliarder Malaysia yang beli raksasa LaLiga Spanyol, Valencia.
Pangeran Malaysia, Tunku Ismail Idris Resmi Jadi Pemilik Valencia

Melansir laman Football Espana, Pengeran Johor tersebut kabarnya sudah resmi mendapat sebagian besar dari saham Los Che. Perjanjian sendiri telah menemui kata sepakat pada pertemuan di Singapura terkait proses penjualan tim Senin lalu.

Tanpa waktu lama, Ismail Idris membagikan gambar logo Valencia via media sosialnya. Ia pun sempat berkata: "Saya bukanlah seseorang yang akan mengubah tradisi klub, seperti dugaan sebelumnya. Saya bukan pebisnis, dan ada di sini demi kejayaan,"

"Saya seorang pangeran, bukan seorang pebisnis. Uang tak jadi motivasi bagi saya, justru kejayaan untuk membuat sejarah jadi hal paling menarik. Ini bukan rahasia, saya cinta sepak bola dan sangat menggemarinya," tutup Ismail Idris.

Bukti Pangeran Johor jadi pemilik Valencia. sumber: Football Espana.Sokongan bantuan dari salah satu darah biru Negeri Jiran tentu bisa membuat Los Murcelagos kian kokoh untuk bertahan. Apalagi, Tunku Ismail Idris juga dikenal sebagai pemimpin Johor Darul Ta'zim yang begitu tangguh di Liga Malaysia.

Bantuan Pangeran Malaysia ini pun bisa membuat Valencia sedikit bernafas lega karena potensi mereka yang bisa ungguli Barcelona hingga Real Madrid. Bisa saja, peralihan kepemilikan ini membuat mereka sukses datangkan pemain berkualitas lainnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
25%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
25%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
25%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
25%