Liga Indonesia

Gara-gara Bung Jebret, Laga PSS vs Bali United Dihiasi Tagar #GerakanMuteMassal

Selasa, 13 April 2021 01:11 WIB
Editor: Juni Adi
© Dok. PSSI
Logo Piala Menpora 2021 Copyright: © Dok. PSSI
Logo Piala Menpora 2021
Tagar #GerakanMuteMassal Trending Topic

Pertandingan PSS Sleman vs Bali United kemudian menjadi viral, setelah banyak netizen para pecinta sepak bola Tanah Air mengkritik gaya komentator pembawa jalannya laga, Valentino Simanjuntak alias Bung Jebret.

Pria berdara Batak itu dinilai sebagai komentator hiperbola dalam membawakan pertandingan, dan kerap dicap tidak edukatif kepada penonton yang menyaksikan melalui televisi.

Alhasil, banyak netizen yang menonton pertandingan babak perempafinal Piala Menpora 2021 antara PSS Sleman vs Bali United itu kemudian membuat suatu gerakan massal, dengan tidak menghidupkan suara televisi.

Gerakan tersebut kemudian menjadi viral dan masuk dalam trending topic di Twitter, dengan tagar #GerakanMuteMassal. Sejumlah netizenpun melampiaskan keluh kesahnya.

"Gw nonton Bundesliga sm Premier League di Mola TV bisa tahu seluk beluk pemain, sejarah tim, statistik, culture sepakbola dll. Tpi begitu nonton sepakbola di Indonesia gw malah taunya Anya Geraldine sm pasal2 pidana," cuit akun @chameleon235.

"Butuh komentator dan pundit yang memberikan ilmu dan hiburan yang tidak hiperbola," cuit akun @miferdiansyah.

"karena sejatinya penikmat sepakbola juga butuh edukasi, bukan hanya pendengar teriakan yg menimbulkan polusi," cuit akun @adhisaputraa_

Sementara itu di waktu yang bersamaan, Valentino Simanjuntak menanggapi gerakan tersebut. Ia mengaku tidak masalah asalkan tidak menonton pertandingan sepak bola Indonesia secara ilegal.

PSS Sleman sendiri akan menghadapi Persib Bandung di babak semifinal leg pertama di Stadion Maguwoharjo, Jumat (16/04/21).

IDS Emoticon Suka
Suka
13%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
7%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
27%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
13%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
27%
IDS Emoticon Marah
Marah
13%