In-depth

Sejarah Penebusan Dosa Rivaldo-Ronaldo, Cabik-cabik Musuh Bebuyutan Brasil

Minggu, 18 Juli 2021 14:05 WIB
Editor: Indra Citra Sena
© AFP
Segenap pemain Brasil berpesta saat menjuarai Copa America usai mengalahkan Uruguay d final, 18 Juli 1999. Copyright: © AFP
Segenap pemain Brasil berpesta saat menjuarai Copa America usai mengalahkan Uruguay d final, 18 Juli 1999.

INDOSPORT.COM - Rivaldo dan Ronaldo. Sepasang pesepak bola elite ini merupakan kartu as Brasil pada periode akhir 1990-an sampai awal 2000-an. Keduanya sangat identik dengan prestasi yang dicapai Tim Samba di era tersebut.

Namun, kisah mereka tak melulu bergelimang kesuksesan. Rivaldo dan Ronaldo turut merasakan betapa pahitnya menelan kekalahan telak dalam pertandingan penentuan gelar seperti final Piala Dunia 1998 di Prancis.

Ketika itu, entah mengapa permainan Rivaldo dan Ronaldo tak seperti biasanya sehingga Brasil dipaksa keok tiga gol tanpa balas. Impian mereka mengangkat trofi Piala Dunia pun hancur berkeping-keping.

Seorang jawara sejati pantang meratapi kegagalan secara berlarut-larut. Rivaldo dan Ronaldo segera bangkit dan menatap turnamen akbar terdekat, yakni Copa America 1999 yang berlangsung di teritori salah satu musuh bebuyutan Brasil, Uruguay.

Ciamik. Rivaldo dan Ronaldo bahu-membahu mengantarkan Brasil menembus final menantang tuan rumah. Atmosfer partai itu diwarnai bayang-bayang masa lalu nan kelam yang menghantui kubu tamu.

Sekadar mengingatkan, Uruguay adalah ‘tersangka’ utama di balik bencana sepak bola paling tragis sepanjang sejarah Brasil yang dikenal dengan istilah Maracanazo. Publik Negeri Samba dibuat menangis sesengukan usai menyaksikan kegagalan tim kesayangan di final Piala Dunia 1950.

Selain Maracanazo, kegagalan setahun terdahulu juga menghantui Rivaldo dan Ronaldo, tapi kenyataannya mereka mampu menebus dosa masa lalu Brasil dengan persembahan trofi Copa America usai menekuk Uruguay secara telak 3-0, 18 Juli 1999!

Bintang kemenangan Brasil bisa ditebak. Rivaldo menyumbang dua gol lewat tandukan menyambut tendangan bebas Flavio Conceicao pada menit ke-20 dan sepakan cungkil dari jarak dekat mengecoh kiper Uruguay, Fabian Carini, berselang enam menit kemudian.

Satu gol lain berasal dari tendangan voli Ronaldo memaksimalkan umpan akurat Rivaldo semenit pasca-turun minum. Kedua striker itu lantas berbagi penghargaan Sepatu Emas Copa America 1999 karena sama-sama mengoleksi lima gol.

Pencapaian Rivaldo-Ronaldo memecahkan rekor sebelumnya yang telah bertahan selama 80 tahun! Ketika itu, Brasil menjuarai Copa America sekaligus menempatkan dua pemain, Arthur Friedenreich dan Neco sebagai pemain tertajam dengan koleksi empat gol.

“Peran Rivaldo sangat penting saat Brasil menjuarai Copa America 1999. Bukan cuma soal kemampuan individual, dia juga menjadi panutan bagi rekan setim,” kata pelatih Brasil, Wanderley Luxemburgo, usai laga.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
100%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%