x

Performa Turun, Alexander-Arnold Ikuti Jejak Gerrard Muda di Liverpool

Minggu, 24 Januari 2021 17:05 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
Trent Alexander-Arnold sedang mengikuti jejak Steven Gerrard di Liverpool.

INDOSPORT.COM - Bintang Liverpool, Trent Alexander-Arnold, tengah bimbang. Pasalnya, saat ini ia sedang mengalami penurunan performa bersama tim.

Memang betul, dalam karier seorang pesepak bola pasti ada momen naik dan turun, yang mana wajar-wajar saja terjadi. Akan tetapi, di klub besar seperti Liverpool, isu ini bukan hal sepele dan harus segera dicari jalan keluarnya.

Apalagi, mengingat situasi di kubu The Reds sekarang yang kurang baik. Mereka tengah mengalami inkonsistensi penampilan, membuat perjalanannya musim ini sudah bak roller coaster yang dapat dengan mudah berubah kecepatan, naik, dan juga turun.

Baca Juga
Baca Juga

Trent Alexander-Arnold sendiri memang tengah mencari solusi atas penurunan performanya ini, terutama setelah tampil kurang maksimal di pertandingan kontra Burnley. Ia tercatat hanya sukses mengirim satu umpan silang tepat dari 21 percobaan.

Sebelumnya, ia juga mendapat sorotan lantaran sangat sering kehilangan bola ketika melawan Southampton. Kritik seolah tidak berhenti menghampirinya.

Apa yang menimpa Alexander-Arnold  ini pun menggelitik Jamie Carragher untuk berkomentar. Ia bahkan menyarankan juniornya itu meminta sedikit petuah dan nasihat kepada legenda klub yang kini melatih Glasgow Rangers, Steven Gerrard.

Menurut Carragher, Alexander-Arnold masih punya banyak waktu untuk memperbaiki diri mengingat usianya kini baru 22 tahun. Salah satu caranya adalah berguru ke para senior dan Steven Gerrard mungkin sosok yang bisa membantunya.

Baca Juga
Baca Juga

Mengapa? Karena Stevie G juga pernah mengalami hal kurang lebih serupa dengan situasi Alexander-Arnold saat ini. Oleh karena itu, kata-kata penyemangat, saran, serta nasihat dari ayah empat anak itu mungkin akan berguna.

“Saya ingat jelas bagaimana Stevie berhasil mengatasi penurunan performanya sesaat setelah menembus tim utama. Ia kembali ke penampilannya sediakala. Ini benar-benar terjadi,” ucap Carragher, seperti diberitakan laman Mirror.

Mungkin saran dari Carragher ini bisa dipertimbangkan baik-baik oleh Alexander-Arnold. Bisa dibilang, pemuda kelahiran 7 Oktober 1998 ini seperti sedang menapaki jejak Stevie G muda di Liverpool.


1. Alexander-Arnold yang Menapaki Jejak Gerrard

Steven Gerrard juga pernah mengalami penurunan performa saat awal-awal karier seniornya di Liverpool.

Ya, Steven Gerrard maupun Trent Alexander-Arnold, walaupun bermian di posisi yang berbeda, keduanya sama-sama putra asli Liverpool. Mereka lahir dan tumbuh besar di sana lalu memulai kariernya lewat jalur akademi The Reds.

Sebelum menjamah karier profesional di tim senior, Gerrard dan Alexander-Arnold belum pernah sekali pun berpindah klub. Keduanya mendapat promosi langsung dari akademi dan hal inilah yang membuat keduanya spesial.

Apa yang dilalui Alexander-Arnold saat ini pernah terjadi pada Gerrard, ketika ia sedang ‘anget-angetnya’ muncul ke permukaan sebagai pemain potensial di tim utama. Masih muda dan penuh gairah.

Gerrard melakoni debutnya di tim utama pada tahun 1998 sebagai pengganti Vegard Heggem di pertandingan kontra Blackburn Rovers. Musim tersebut ia habiskan dengan total 13 penampilan yang kebanyakan berasal dari bangku cadangan.

Hari-hari setelahnya, Gerrard menyibukkan diri dengan mengembangkan kemampuannya dan menunjukkan progres ke pelatih. Namun seperti apa kata Carragher, kawannya tersebut juga pernah tenggelam dalam performa buruk.

Sebagai pemain muda berbakat yang masih mencari jalan untuk sukses, rasanya wajar bagi Gerrard menghadapi situasi pelik semacam ini. Pada musim 2002-2003, ia terlihat kesulitan menemukan konsistensi dan menjadi sasaran kritik fans.

Belum lagi, ia juga tidak mampu menemukan keselarasan dengan para rekrutan anyar The Reds kala itu. Akan tetapi, ‘badai pasti berlalu’ dan memang benar adanya, Gerrard perlahan bangkit dengan memperbaiki dirinya.

Ia mengangkat trofi Liga Champions di Istanbul pada tahun 2005, terus mengabdi di Liverpool sampai belasan tahun, hingga akhirnya meraih gelar legenda klub seperti sekarang.

Bukan tidak mungkin pula Trent Alexander-Arnold akan mengikuti jejaknya sampai level ini, bahkan kalau bisa lebih. Hanya saja, ia harus segera menemukan solusi atas masalah penurunan performanya.

Isu ini tentu hal wajar yang bisa terjadi pada siapa saja, termasuk Gerrard dan Alexander-Arnold saat sama-sama memasuki tahun ketiga atau keempat mereka di tim utama. Bagaimanapun juga, pemain muda yang sedang berkembang pasti punya masalahnya sendiri.

Alexander-Arnold harus segera bangkit jika tidak ingin membuat Liverpool dan Jurgen Klopp makin repot musim ini. The Reds membutuhkannya di lini belakang dan sampai saat ini belum ada pemain yang mengancam posisinya.

LiverpoolSteven GerrardJamie CarragherLiga InggrisTrent Alexander-ArnoldSepak BolaBerita Liga Inggris

Berita Terkini