x

Menghitung Hari Jelang Paris Saint-Germain Segel Gelar Juara Liga Champions

Rabu, 21 April 2021 02:01 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor:
Selebrasi Kylian MBAPPE merayakan golnya dengan Mauro Icardi pada pertandingan Ligue 1 antara Paris Saint-Germain vs AS Saint-Etienne.

INDOSPORT.COM - Paris Saint-Germain (PSG) siap-siap kejatuhan durian runtuh yakni gelar juara Liga Champions yang bisa didapatkan secara cuma-cuma.

Hal itu bisa terjadi jika UEFA benar-benar akan mencoret tiga semifinalis yakni Manchester City, Real Madrid, dan Chelsea dari ajang Liga Champions musim ini.

Pencoretan itu dilakukan setelah ketiga tim memilih untuk bergabung dengan Liga Super Eropa yang kini masih menimbulkan perdebatan.

Baca Juga
Baca Juga

Jumat (23/04/21), UEFA akan mengadakan rapat luar biasa untuk membahas tentang masalah tersebut. Nantinya nasib tiga semifinalis Liga Champions musim ini akan ditentukan dalam rapat itu.

"Klub-klub itu harus pergi dari Liga Champions dan saya harap itu akan diputuskan pada Jumat mendatang. Kemudian kami akan mencari tahu bagaimana cara menyelesaikan kompetisi Liga Champions musim ini," ujar Jesper Moller selaku Anggota EXCO UEFA dilansir dari Soccerway.

Baca Juga
Baca Juga

Jika ketiga semifinalis itu akan dicoret pada hari Jumat, maka artinya tinggal menghitung hari bagi Paris Saint-Germain untuk menyegel gelar juara Liga Champions musim ini. Pasalnya PSG jadi satu-satunya semifinalis yang tersisa jika Manchester City, Real Madrid, dan Chelsea dicoret.

Neymar dkk akan kejatuhan durian runtuh lantaran ini akan jadi momen pertama bagi Paris Saint-Germain untuk mengangkat trofi Liga Champions. Musim sebelumnya, PSG hanya mampu jadi runner-up setelah kalah dari Bayern Munchen.


1. Apa alasan Paris Saint-Germain tidak ikut serta dalam Liga Super Eropa?

Neymar mencoba melewati lawan di laga Ligue 1 Prancis antara Lorient vs Paris Saint-Germain

Presiden Liga Super Eropa, Florentino Perez menang belum mengundang Paris Saint-Germain untuk bergabung dengan Liga Super Eropa.

"Kami belum mengundang PSG. Kami akan berbicara dengan banyak klub dan menjelaskan kepada mereka tentang proyek Super League. Jika Bayern menolak bergabung, itu tidak masalah. Kami akan merekrut beberapa wasit terbaik di dunia," dilanir dari cuitan Twitter Fabrizio Romano.

Nantinya, ada 20 klub yang ambil bagian di Liga Super Eropa. Sebanyak 20 klub itu dibagi ke dalam dua grup, yang mana masing-masing grupnya berisikan 10 tim. 

Dari 10 tim itu, akan bertanding kandang dan tandang. Tiga tim teratas dari masing-masing grup lolos otomatis ke perempatfinal Liga Super Eropa.

Sementara itu, tim yang menduduki posisi empat dan lima akan melakoni babak playoff untuk mencari dua slot tersisa di perempatfinal Liga Super Eropa.

Kemudian, babak perempatfinal dan semifinal dilangsungkan dengan format kandang dan tandang. Setelah itu partai puncak akan digelar satu laga yang kemungkinan akan dilangsungkan di tempat netral.

Liga ChampionsUEFALiga Super Eropa

Berita Terkini

Berita Terpopuler