x

Liga 2: Satu Kelengahan Jadi Penyebab Target Poin Persela Gagal di Tangan PSIM

Rabu, 28 September 2022 16:35 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Nugrahenny Putri Untari
Fakhri Husaini saat memimpin sesi latihan. Foto: Media Persela Lamongan.

INDOSPORT.COM - Persela Lamongan gagal melanjutkan tren positif seusai dikalahkan PSIM Yogyakarta pada lanjutan pekan ke-6 Liga 2 Indonesia di Stadion Sultan Agung Bantul, Selasa (27/9/22).

Tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu gagal mencapai target poin melalui gol tunggal PSIM yang diciptakan Cristian Gonzales pada menit 71.

Baca Juga

Alhasil, Persela pun harus pulang dengan kepala tertunduk ke Lamongan tanpa poin. Hasil ini pun menghentikan tren positif dengan tak terkalahkan dalam 3 laga terakhir.

Sebelum dikalahkan PSIM, Persela melalui 3 pekan kompetisi dengan 5 angka. Persipa Pati mereka kalahkan 2-1, lalu imbang 2-2 menghadapi Gresik United dan Persekat Tegal.

"Pada babak pertama, sejatinya kami layak menang. Punya sejumlah peluang dan mampu menguasai permainan," bilang Pelatih Persela, Fakhri Husaini dalam post-match press conference.

Baca Juga

Persela memang sebenarnya bisa mencuri gol pada awal laga. Sayang, sepakan Zulham Zamrun menyasar sisi kanan mistar gawang dan tak berbuah gol.

"Namun di babak kedua, hampir tidak ada peluang yang kami ciptakan, kehilangan banyak bola di lini tengah. Saya tidak mengerti dengan situasi ini," sambung dia.

Kekalahan ini pun membuat Persela Lamongan kembali terjerembab ke zona degradasi, setelah sempat bertengger di papan tengah Liga 2.

Baca Juga

Tim kebanggaan masyarakat Kota Soto itu turun ke urutan ke-9 dengan 5 poin alias, dia tas Nusantara United yang menghuni dasar klasemen grup tengah.

"Tapi apa pun itu, saya harus ucapkan selamat kepada PSIM atas kemenangan dalam pertandingan sore ini," sebut Fakhri.


1. Satu Kelengahan

Fakhri Husaini saat memimpin sesi latihan. Foto: Media Persela Lamongan.

Secara permainan, Persela memang tak bisa dibilang kalah dibanding PSIM. Hal itu pula yang menjadi kesimpulan Fakhri Husaini setelah laga timnya.

Namun, satu kelengahan dalam menjaga pergerakan Cristian Gonzales dalam 20 menit akhir membuyarkan satu poin yang sudah berada di depan mata.

Baca Juga

Eks striker Timnas Indonesia itu mendapat peluang terbaik dan memaksimalkannya dengan shooting kaki kiri akurat ke gawang Persela.

"Tapi ini lah sepak bola. Satu kelengahan sedikit, akhirnya membuat kami kehilangan poin di sini," beber eks Pelatih Borneo di Liga 1 musim lalu tersebut.

Baca Juga

Jalan Persela di Liga 2 pun semakin berat selepas pulang dari Bantul. Lantaran mereka masih menjalani jadwal away ke markas Persijap Jepara, Sabtu (1/10/22) mendatang.


2. Menang Lagi Meski Digempur Persela, Pelatih PSIM Bicara Kunci Sukses

Selebrasi para pemain PSIM Yogyakarta usai mencetak gol. Foto: Nofik Lukman Hakim/INDOSPORT.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto, membeberkan kunci kemenangan atas Persela Lamongan di Stadion Sultan Agung Bantul dalam lanjutan Liga 2 2022-2023, Selasa (27/9/22).

Konsentrasi menghadang serangan balik Persela mengambil peran penting menjaga tren positif di Liga 2 2022-2023. Laga ini sejatinya berjalan menarik.

Seperti dugaan awal, Cristian Gonzales tetap dipasang sebagai ujung tombak tunggal dengan dukungan berupa suplai bola dari Hapidin dan Rifal Lastori.

Sementara dari kubu lawan ada Zulham Zamrun. Eks pemain PSM Makassar ini benar-benar menyulitkan lini belakang PSIM yang dikomandoi Syarif Wijianto.

Namun, dari sekian peluang yang diperoleh kedua tim, PSIM Yogyakarta lebih beruntung. Cristian Gonzales menjadi pencetak gol semata wayang dalam laga ini pada menit ke-71.

Baca selengkapnya: Liga 2: Menang Lagi Meski Digempur Persela, Pelatih PSIM Bicara Kunci Sukses

Persela LamonganPSIM YogyakartaLiga IndonesiaLiga 2Bola IndonesiaBerita Liga 2

Berita Terkini