Tersingkir dari Hong Kong Open, Marcus Gideon Langsung Dapat Peringatan Sang Istri

Jumat, 15 November 2019 21:50 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Arum Kusuma Dewi
© BWF
Marcus Fernaldi Gideon mendapat peringatan dari sang istri, Agnes Amelinda Mulyadi, usai tersingkir dari babak perempatfinal Hong Kong Open 2019. Copyright: © BWF
Marcus Fernaldi Gideon mendapat peringatan dari sang istri, Agnes Amelinda Mulyadi, usai tersingkir dari babak perempatfinal Hong Kong Open 2019.

INDOSPORT.COM – Atlet ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon, mendapat peringatan dari sang istri, Agnes Amelinda Mulyadi, usai tersingkir dari babak perempatfinal Hong Kong Open 2019.

Marcus memposting sebuah momen ketika dia naik podium Fuzhou Open 2019, bersama rekan tandemnya Kevin Sanjaya Sukamuljo, pekan lalu sebelum tersingkir dari Hong Kong Open 2019, Jumat (15/11/19).

Thank God buat dua minggu yang baik… Selalu belajar dan lakukan yang terbaik! Terima kasih buat semua dukungannya semoga ke depan lebih baik lagi,” tulis Marcus.

Di antara ribuan komentar yang membanjiri postingan Marcus tersebut, sang istri rupanya juga turut menulis pesan. Pesan itu bukan berisi kata-kata menghibur atau memberi semangat melainkan sebuah peringatan.

“Pa pulang yaaa jangan ikutan demo,” tulis Agnes.

© instagram.com/marcusfernaldig/
Marcus Gideon diminta oleh sang istri untuk langsung pulang Copyright: instagram.com/marcusfernaldig/Marcus Gideon diminta oleh sang istri untuk langsung pulang

Pesan tersebut rupanya merujuk pada kekhawatiran Agnes terhadap Marcus yang harus bertanding di tengah situasi panas Hong Kong akibat aksi protes para demonstran belakangan ini.

Sebagaimana diketahui, aksi protes sudah terjadi sejak bulan Juni lalu untuk menentang rancangan undang-undang ekstradisi ke China. Hong Kong merupakan bagian dari China namun bekas jajahan Inggris sehingga mereka memiliki hak otonomi.

Ganda putra Marcus/Kevin dipastikan tersingkir dari Hong Kong Open 2019 usai dikalahkan oleh wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, di babak perempatfinal dengan skor 21-16, 21-14, 20-22 yang berdurasi 55 menit.

Kekalahan ini memutuskan status mereka sebagai juara bertahan turnamen yang sama dalam dua edisi secara beruntun, yakni tahun 2017 dan 2018 silam.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
50%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
50%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%