Abaikan Rivalitas, Pendukung Persib Bandung Bantu Korban Banjir Jakarta

Jumat, 3 Januari 2020 17:34 WIB
Penulis: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© AFP/Timur Matahari
Kelompok suporter Persib Bandung yaitu Viking mengabaikan rivalitas sejenak demi membantu korban banjir di Jakarta. Copyright: © AFP/Timur Matahari
Kelompok suporter Persib Bandung yaitu Viking mengabaikan rivalitas sejenak demi membantu korban banjir di Jakarta.

INDOSPORT.COM - Pendukung klub Liga 1 Persib Bandung yang tergabung dalam Viking mengabaikan rivalitas demi membantu korban banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Memang Bandung dan Jakarta sudah dikenal memiliki rivalitas kuat soal sepak bola demi membela tim kebanggaannya.

Jakarta yang memiliki sebuah klub besar yaitu Persija Jakarta selalu ingin dilihat oleh banyak orang bila bersua dengan Persib Bandung.

Namun, kali ini kelompok suporter Persib Bandung bernama Viking megabaikan rivalitas panas tersebut.

Dilansir dari akun twitter @Vikingjakarta, mereka melakukan penggalangan dana bantuan berupa uang, makanan, selimut, pakaian, obat-obatan dan air bersih.

"Yang transfer mangga silahkan buktinya kirim lewat dm atau via WA dan anda berhak meminta laporan penyaluran bantuan," tulisnya.

Tak hanya Viking, komunitas suporter bola di Jakarta juga melakukan penggalangan dana bantuan.

"Untuk temen2 yang masih blm tau, Kita lagi jualan kaos, tadinya keuntungannya buat bayar web, tapi jadinya mau kita sumbangin 100% buat warga Tamansari, Bandung. Kalo berminat, sila hubungi kontak tertera, ya. Kalo misal temen2 gaada rekening, bisa ketemuan besok di Indomaret GBK," tulis akun twitter @Bola_Jakarta.

Dilansir dari Antara, data yang telah dikumpulkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah ada 43 jiwa meninggal dunia akibat banjir.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%