Bidadari Malaysia Kenang Momen Tempel Ketat Lin Dan Bak Kekasih

Sabtu, 4 Juli 2020 18:14 WIB
Penulis: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© instagram.com/gohliuying
Lin Dan bersama dengan Goh Liu Ying. Copyright: © instagram.com/gohliuying
Lin Dan bersama dengan Goh Liu Ying.

INDOSPORT.COM - Bidadari bulutangkis Malaysia, Goh Liu Ying, mengenang momen kedekatannya dengan mantan tunggal putra China, Lin Dan.

Kabar mengejutkan datang dari dunia bulutangkis hari ini, Sabtu (04/07/20), saat salah satu pebulutangkis terbaik dunia yang pernah ada, Lin Dan akhirnya memutuskan untuk gantung raket atau pensiun.

Keputusan itu sendiri diumumkan pebulutangkis yang kini berusia 36 tahun itu lewat media social yang populer di China, Weibo. Dirinya menyebutkan bahwa momen pensiun ini adalah sesuatu yang sulit untuk dirinya ucapakan dengan kata-kata.

"Dari 2000 hingga 2020, setelah 20 tahun, saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional. Ini sangat sulit diungkapkan dengan kata-kata," tulis Lin Dan.

Pebulutangkis asal Malaysia, Goh Liu Ying, rupanya turut bersedih atas keputusan pensiun Lin Dan. Ia pun mengenang momen kebersamaan dengan peraih medali emas Olimpiade London 2020 tersebut. 

Dalam unggahan Instagram, Sabtu (04/7/20), Goh Liu Ying memamerkan keakrabannya dengan Lin Dan. Terlihat, ia dan Lin Dan sama-sama menebar senyum bahagia. Keduanya pun tak sungkan saling bersentuhan. 

Rekan Chan Peng Soon di ganda campuran BAM itu mengaku terkejut akan keputusan Lin Dan. Goh Liu Ying juga memberi banyak pujian kepada mantan tunggal putra nomor 1 dunia itu. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Goh Liu Ying OLY 吴柳莹 (@gohliuying) on

"Saya terkejut dan sedih saat membaca berita terkait keputusan pensiun Lin Dan. Penampilanmu di lapangan sungguh membuat saya kagum. Kerja kerasmu patut diacungi jempol. Semoga hidupmu selalu dilimpahi berkat," tulis Goh Liu Ying. 

Lin Dan tercatat meraih dua medali emas Olimpiade dan lima kali menyabet gelar juara dunia. Ia juga pernah meraih enam gelar All England dan sederet juara turnamen BWF.

Rentetan medali yang membuatnya layak menyandang status pebulutangkis legendaris, meski belum pernah memenangi ajang Indonesia Open.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%