WO-MAN Infinite Fight Fearless Soul 2020, Ajang Boxingtainment Pertama di Indonesia

Rabu, 4 Maret 2020 14:15 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Indra Citra Sena
© Dok. Pribadi
Sukses menggelar kejuaraan tinju profesional perdana bertajuk Magelang Big Fights 2018, V's Boxing Promotions pimpinan Milasari Kusumo Anggraini (kiri). Copyright: © Dok. Pribadi
Sukses menggelar kejuaraan tinju profesional perdana bertajuk Magelang Big Fights 2018, V's Boxing Promotions pimpinan Milasari Kusumo Anggraini (kiri).

INDOSPORT.COM - Sukses menggelar kejuaraan tinju profesional perdana bertajuk Magelang Big Fights 2018, V's Boxing Promotions pimpinan promotor wanita, Milasari Kusumo Anggraini, kembali akan meramaikan jagat tinju Tanah Air. 

Milasari siap menghadirkan pertandingan profesional kedua yang akan dikolaborasikan dengan musik dan hiburan bertajuk "WO-MAN Infinite Fight, Fearless Soul 2020". Laga ini dijadwalkan berlangsung di The Pallas, SCBD, Jakarta, pada  19 April mendatang. 

Ajang ini digelar dalam rangka menyambut Hari Kartini sebagai salah satu ajang inspirasi perempuan. Inilah kejuaraan pertama berbentuk Boxingtainment atau kolaborasi dengan pertunjukan di Indonesia.

Milasari akan melangsungkan dua partai utama yakni tinju wanita kelas Bantam Junior 52,2 KG (8 ronde), memperebutkan sabuk emas Kartini antara Felmi Sumahe (Nainggolan Gym Jakarta) versus Febriyanti Lubis (Amanatun So'e Depok). 

Satu partai pria professional nomor satu Indonesia saat ini di kelas Ringan Junior 58,9 KG (10 Ronde) antara James Mokoginta, Juara WBC Asia (Nainggolan Gym, Jakarta) yang akan melawan Jason Butar Butar, Juara ATI Nasional (Kodam Jaya Jakarta) untuk memperebutkan Sabuk Emas GR (Goro).

Tak hanya itu, acara ini juga disertai dengan hiburan kolaborasi musisi ternama Indonesia, yakni Ari Lasso dan Paul Latumahina (T-five). 

"Latar belakangnya antara lain dalam rangka menyambut Hari Kartini. Kami ingin mencari potensi petinju profesional di Indonesia yang bisa berprestasi dunia," jelas Milasari. 

"V's Boxing Promotions juga ingin menggairahkan dan memajukan tinju profesional ke depannya. Konsep kami adalah mengangkat pertandingan tinju tidak hanya sebagai tontonan yang seru dan menarik, tapi juga ada unsur seninya untuk menarik penonton," cetusnya.

Berkecimpungnya Milasari di dunia tinju bermula dari almarhum ayah di masa kecilnya. Ditambah lagi, salah satu putranya yang bernama Verrel Dylastra juga menekuni dunia tinju amatir sewaktu menempuh pendidikan di Amerika. 

Verrel bahkan menyabet prestasi membanggakan, salah satunya runner-up Golden Gloves California, Negara Bagian Amerika, serta beberapa pencapaian lainnya.

"Almarhum Papa saya yang memberikan influence awal. Idolanya adalah Muhammad Ali dan saya dulu sering menemaninya nonton tinju. Namun jujur saya makin jatuh cinta dengan tinju setelah melihat Verrel," imbuh Milasari.

Pemerhati tinju nasional Martinez dos Santos yang terlibat juga di tim V's Boxing Promotions menambahkan, event tinju profesional WO-MAN Infinite Fearless Soul 2020 nanti tak hanya menyuguhkan laga enam partai yang berkualitas semata. 

Kejuaraan ini juga melihat potensi para petinju lain untuk bisa mencuat dan berprestasi dunia layaknya Ellyas Pical, Nico Thomas, Mohamad Rachman, Chris John, atau Daud Yordan.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%