IBL 2017

CLS vs Satria Muda: Laga Semifinal Penuh Dendam

Selasa, 18 April 2017 23:07 WIB
Editor: Ramadhan
© IBL
Mario Wuysang cetak 18 poin dan 7 assist. Copyright: © IBL
Mario Wuysang cetak 18 poin dan 7 assist.

Duel sarat gengsi akan tersaji saat CLS menjamu Satria Muda pada laga semifinal Divisi Merah IBL 2017 di GOR Kertajaya Surabaya, Rabu (19/04/17) antara tuan rumah CLS Knights melawan pimpinan klasemen Divisi Merah, Satria Muda Pertamina. Laga tersebut diyakini bakal membara dan penuh aroma dendam.

Ya, pasalnya CLS sudah menelan 2 kekalahan dari lawannya dalam babak reguler. “Kami sudah pelajari dua kekalahan tersebut dan siap membalasnya di laga semifinal nanti,” kata pelatih kepala CLS Knights, Wahyu Widayat Jati seperti dimuat situs resmi IBL.

Meski begitu, masuknya dua pemain impor baru, Ashton Smith dan Duke Crews menambah keyakinan dan tentu semakin memperdalam kekuatan CLS. “Smith dan Crews membuat pekerjaan saya lebih ringan,” tambah Cacing, sapaan karib Wahyu.

Pemain senior CLS Knights, Mario Wuysang pun memiliki keyakinan sama. “Smith dan Crews sudah memiliki pengalaman profesional dan bermain di beberapa negara. Kami siap menghadapi laga semifinal,” tegas Mario.

Tekad memetik kemenangan atas Satria Muda terlihat jelas dari para pemain CLS, terutama saat pasukan CLS menambah jam latihan.

“Beberapa pemain bahkan tak segan menambah porsi latihan sendiri. Dua pemain impor kami pun banyak memberi masukan berarti. CLS Knights akan mati-matian mengalahkan Satria Muda,” tegas Arif Hidayat, guard CLS yang terpilih sebagai The Best Sixth Man IBL 2017.

© Twitter Pertalite
CLS Knight Surabaya merayakan keberhasilan meraih tiket ke babak semifinal IBL. Copyright: Twitter PertaliteCLS Knight Surabaya merayakan keberhasilan meraih tiket ke babak semifinal IBL.

“Dukungan pecinta CLS Knights yang akan memadati GOR Kertajaya akan menambah semangat kami,” kata general manager CLS Knights, Ferry Humardani.

Dendam tak hanya milik CLS Knights. Satria Muda Pertamina pun tak sabar menunggu laga ini. “Tahun lalu kami digagalkan CLS Knights di babak final four. Kini saatnya Satria Muda Pertamina membalasnya,” tegas Youbel Sondakh

Youbel sadar hadirnya Crews dan Smith menambah warna CLS Knights. “Namun fokus kami bukan lagi pada orang per orang tetapi lebih kepada tim, terutama permainan tim kami sendiri,” ujarnya.

Kapten tim Satria Muda Pertamina, Arki Dikania Wisnu juga mengakui keandalan dua pemain impor lawan. “Ini akan menjadi pertarungan yang sangat ketat. Tujuan kami adalah menjadi juara musim ini, jadi rekor di babak reguler tak lagi jadi perhatian. Kami harus menang,” tegas Arki.

SM Fanatics, pecinta Satria Muda Pertamina pasti memberikan dukungan. Kami pun siap menghadapi gim semifinal dan memberikan kemenangan buat mereka,” kata general manager Satria Muda Pertamina, Riska Natalia.

Game kedua akan berlangsung di kandang Satria Muda, Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (22/04/17). Bila kedudukan imbang atau saling mengalahkan, game penentu juga berlangsung di Britama Arena, Minggu (23/04/17).

Sementara laga semifinal Divisi Putih antara Pelita Jaya melawan W88.news Aspac akan digelar di C’Tra Arena Bandung. Aspac menjadi tuan rumah lebih dahulu, Kamis (27/04/17), kemudian giliran Pelita Jaya menjadi tuan rumah pada Sabtu (29/04/17) dan jika hasil imbang maka laga akan dilanjutkan pada hari Minggu (30/04/17).