x

PSM Disanksi Larangan Atribut, Pedagang di Stadion Andi Mattalatta Merana

Minggu, 6 Mei 2018 20:02 WIB
Penulis: Wira Wahyu Utama | Editor: Ivan Reinhard Manurung
Pedagan atribut PSM Makassar, Hamdjah (kaos abu-abu) di sekitaran Stadion Andi Mattalatta Mattoangin.

PSM Makassar baru saja lepas dari sanksi larangan suporter memakai atribut kebanggaan. Tim Juku Eja sempat memulai musim ini dengan larangan mengenakan atribut PSM Makassar selama empat pertandingan.

Sekadar mengingatkan kembali, PSM mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI, sebagai dampak kericuhan yang terjadi kala Juku Eja menjamu Bali United di kompetisi Liga 1 musim 2017 lalu.


1. Buat Pedagang Merugi

Pedagan atribut PSM Makassar, Hamdjah (kaos abu-abu) di sekitaran Stadion Andi Mattalatta Mattoangin.

Terkait hal itu, menurut salah seorang pedangang atribut PSM Makassar, Hamdjah (53) sanksi larangan atribut sempat membuat daganganya sepi.

"Musim ini masih sepi dibandingkan musim lalu. Apalagi kemarin ada larangan suporter mengenakan atribut,"ungkap Hamdjah kepada INDOSPORT, Minggu (06/05/18).

"Saya harap kedepannya suporter bisa semakin dewasa, jadi sanksi larangan atribut tidak lagi terjadi," lanjutnya.


2. Dua Penyebab Lain

Pedagan atribut PSM Makassar, Hamdjah (kaos abu-abu) di sekitaran Stadion Andi Mattalatta Mattoangin.

Kendati demikian, lelaki yang sudah belasan tahun berdagang di area Stadion Andi Mattalatta Mattoangin ini menjelaskan bahwa selain larangan atribut, ada dua alasan musim ini dagangannya sepi.

Pertama, karena mendekati bulan Ramadan. Sedangkan alasan kedua karena mendekati tahun ajaran baru anak-anak sekolah.

"Musim sekolah, dan bulan puasa biasanya orang tua banyak pengeluaran. Jadi kemungkinan nanti sudah bulan puasa baru ramai lagi," ujarnya.


3. Dari Pulau Jawa

Pedagan atribut PSM Makassar, Hamdjah (kaos abu-abu) di sekitaran Stadion Andi Mattalatta Mattoangin.

Hamdjah menjual atribut PSM Makassar seperti topi, syal, kaos dan jersey. Menariknya, barang -barang dagangan yang dijual oleh Hamdjah ternyata dibuat di Pulau Jawa, kebanyakan dari Jakarta dan Bandung.

"Barang dagangan ini dari Jakarta dan Bandung, kami pesan di sana. Di sini konveksi masih berat dan agak mahal," ujarnya.

Penghasilan bersih yang didapat Hamdjah setiap hari berada dikisaran angka Rp300 sampai Rp600 ribuan. Sedangkan untuk laga-laga bigmatch PSM, biasanya mencapai untung hingga Rp1 juta.

"Biasanya ramai kalau PSM lawan Persija, Arema, Persib dan Persebaya. Nah disitu pasti banyak yang laku," jelasnya.

PSM MakassarLiga IndonesiaStadion Andi MattalattaLiga 1

Berita Terkini