Menakar Kekuatan 8 Tim Terbaik yang Ada di Piala Asia U-19 2018
INDOSPORT.COM - Piala Asia U-19 2018 telah memasuki babak perempatfinal yang artinya hanya menyisakan 8 tim terbaik yang ada di Asia untuk usia dibawah 19 tahun. Semua tim itu tentu ingin bermain di ajang Piala Dunia U-20 2019 mendatang di Polandia.
Hanya ada 4 tiket Piala Dunia U-20 2019 yang tersedia dan itu membuat delapan tim yang tersisa harus saling 'bunuh' demi mewujudkan impiannya. Timnas Sepak Bola Indonesia U-19 menjadi salah satu dari delapan tim yang akan memperebutkan tiket Piala Dunia U-20 tersebut.
Seperti diketahui Timnas Indonesia U-19 lolos ke babak perempatfinal usai menyingkirkan Uni Emirat Arab dalam pertandingan terakhir di fase grup. Sebagai wakil dari Asia Tenggara, Indonesia tidak akan sendiri karena akan ditemani oleh Thailand yang juga lolos usai taklukan Korea Utara.
Bersama dengan Thailand dan Indonesia, Tajikistan menjadi tim yang dianggap sebagai kuda hitam di ajang Piala Asia U-19 tahun ini. Itu tak lepas dari status mereka di Asia yang tidak dianggap sebagai kekuatan sepak bola utama di Asia.
Qatar, Jepang, Arab Saudi, Australia, dan Korea Selatan diprediksi akan menjadi tim yang lebih diunggulkan berkat sejumlah capaian yang telah diraih di berbagai kejuaraan sepak bola dengan kelompok umur yang berbeda-beda.
Lepas dari status unggulan atau kuda hitam, pertandingan sepak bola dimulai dengan jumlah pemain yang sama, sehingga peluang untuk menjadi pemenang tetaplah sama. Yang sudah pasti kedelapan negara yang tersisa ini sudah membuktikan kekuatannya dengan menyingkirkan sejumlah tim tangguh di babak kualifikasi dan fase grup.
1. Indonesia dan Jepang
Indonesia
Sebagai tuan rumah, tentu ini akan menjadi peluang terbaik Timnas Indonesia U-19 untuk melangkah sejauh mungkin. Itu disebabkan dukungan dari puluhan ribu pendukung tentu akan menjadi tambahan semangat dan motivasi para pemain untuk berprestasi.
Terlepas dari dukungan pendukung dan status tuan rumah, Timnas Indonesia U-19 memang layak lolos ke babak ini setelah tampil memukau dengan nyaris menahan Qatar dan menang atas Uni Emirat Arab di babak grup. Penampilan Egy Maulana Vikri yang bermain untuk klub Polandia juga menjadi sorotan dan dipercaya sebagai kekuatan utama tim.
Namun Indonesia U-19 lebih besar dari Egy, nama-nama seperti Todd Rivaldo Ferre dan Witan Sulaeman juga dapat menjadi andalan dengan mengemas tiga gol yang berpeluang membawa mereka ke gelar top skor. Selain itu, sejarah juga mencatat Indonesia pernah berprestasi di ajang dan tentunya akan melecut Garuda Nusantara untuk mengulangi hal yang sama.
Jepang
Inilah tim yang sangat diunggulkan untuk meraih gelar juara Piala Asia U-19 tahun ini setelah menyajikan penampilan yang mengerikan selama fase grup. Tim-tim seperti Thailand, Irak, dan Korea Utara mampu dikalahkan dengan skor yang besar.
Meskipun Jepang di Piala Asia U-19 baru juara sekali pada edisi dua tahun lalu, mereka tetaplah menjadi salah satu kekuatan utama di Asia untuk kompetisi dengan usia yang sudah senior. Di Piala Dunia kemarin saja, Jepang menjadi tim asal Asia yang mampu lolos dari babak grup dan nyaris melaju ke perempat final.
Berbekal pemain berkualitas tinggi dan taktik yang diorganisasikan dengan sangat kolektif, rasanya Jepang menjadi tim yang paling sempurna di antara semua kontestan lain. Dan jangan lupa, di PIala Asia kali ini, Jepang menjadi tim yang paling produktif dengan rata-rata per pertandingannya mencetak 4 gol.
2. Qatar dan Thailand
Qatar
Qatar yang finish di atas Indonesia pada babak grup memang menjelma menjadi salah satu kekuatan yang harus diwaspadai oleh semua kontestan yang lain. Bagaimana tidak, Indonesia sempat dibuat tertinggal oleh Qatar dengan skor 1-6.
Pola permainan sepak bola yang sederhana namun mematikan dari para penyerangnya akan menjadi sumber kekuatan utama tim untuk melaju sejauh mungkin tahun ini. Abdulrasheed Umaru menjadi topskor Qatar sekaligus Piala Asia U-19 2018 kali ini akan menjadi momok menakutkan bagi setiap lini pertahanan lawan.
Umaru dalam pertandingan kontra Timnas Indonesia U-19 sudah menampilkan permainan terbaiknya dengan kesemua golnya ia lesakan dengan sepakan keras tanpa ampun yang menghujam gawang Riyandi.
Selain itu mental Qatar juga baik, sempat kalah di laga awal dari Uni Emirat Arab tidak membuat penggawa Qatar panik dan mengakhirinya dengan juara grup.
Thailand
Inilah salah satu kekuatan di Asia Tenggara yang sedang mencoba untuk naik status menjadi raksasa di Asia. Di kejuaraan yang usianya sudah senior, Thailand bahkan berhasil melaju hingga babak kualifikasi terakhir yang berisi 12 tim terbaik Asia untuk menuju Piala Dunia.
Di ajang Piala Asia U-19 sendiri, tenyata Thailand adalah salah satu rajanya dengan koleksi dua gelar juara yang diraih pada edisi 1962 dan 1969. Sedangkan pada tahun ini, Thailand bermain impresif dengan berhasil menyingkirkan tim yang lebih diunggulkan seperti Irak dan Korea Utara.
Sekarang bagi Thailand peluang untuk bermain di Piala Dunia (sesuatu yang gagal diraih oleh seniornya) hanya berjarak 90 menit dengan pertandingan kontra Thailand. Korrawit Tasa dan Suphanat Mueanta akan menjadi andalan dengan raihan dua golnya untuk saat ini bagi Thailand.
3. Korea Selatan dan Tajikistan
Korea Selatan
Negeri ginseng yang satu ini adalah jagoannya untuk Piala Asia U-19 dengan catatan 12 gelar juaranya. Di tingkat senior, Korea Selatan juga dikenal sebagai tim Asia tersukses di Piala Dunia dengan catatan semifinalis Piala Dunia 2002 yang lalu.
Tak hanya itu, di ajang Piala Dunia 2018 kemarin, Korea Selatan yang gagal lolos dari fase grup tetap mampu membanggakan nama Asia setelah mampu mengalahkan juara dunia, Jerman dua gol tanpa balas. Dengan segala capaian di masa lalu, sangatlah pantas Korea Selatan menjadi unggulan untuk meraih gelar juara.
Bahkan, di Piala Asia U-19 tahun ini, Korea Selatan tetap mampu menunjukan kapasitasnya sebagai unggulan setelah lolos sebagai juara grup yang berisi Australia, Yordania, dan Vietnam. Cho Young Wook akan menjadi andalan Korea dengan catatan tiga golnya untuk membawa negaranya menjadi juara untuk yang ketiga belas kalinya.
Tajikistan
Inilah tim yang benar-benar layak disematkan status sebagai kuda hitam yang bisa menggangu peta persaingan di Asia. Tidak memiliki prestasi yang baik di Piala Asia U-19 selama ini, tidak membuat tim asal Asia Tengah ini rendah diri dalam persaingan menuju tiket Piala Dunia U-20.
Capaian terbaik yang bisa diraih oleh Tajikistan hanyalah perempat final yang telah diraihnya pada tahun ini dan edisi dua tahun yang lalu. Di tingkat senior, Tajikistan juga tidak memiliki prestasi apapun.
Akan tetapi, akhir-akhir ini Tajikistan mulai menunjukan kebangkitannya seperti yang ditunjukan juniornya yang berhasil melaju ke babak final Piala Asia U-16 tahun ini. Bukan tidak mungkin seniornya akan mencatatkan torehan yang sama mengingat tim kuat seperti China saja bisa disingkirkan.
4. Arab Saudi dan Australia
Arab Saudi
Raksasa Asia dari Timur Tengah ini merupakan favorit juara untuk turnamen kali ini. Terlebih di fase grup, Arab Saudi berhasil menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan atas Tajikistan, China, dan Malaysia.
Dilihat dari prestasinya, Arab Saudi juga telah menjadi juara Piala Asia U-19 sebanyak dua kali yang membuat status mereka sebagai salah satu tim unggulan. Permainan yang mengandalkan teknik tinggi dari setiap pemainnya dan postur badan yang tinggi besar akan menjadi senjata utama Arab untuk berprestasi tahun ini.
Safi Al Zaqarta yang telah mencetak dua gol sekaligus menjadi top skor untuk Arab akan menjadi tumpuan Arab untuk melangkah lebih jauh lagi. Tapi sayangnya langkah untuk melangkah ke babak semifinal tampaknya akan mendapat hadangan yang berat karena harus berjumpa dengan Australia.
Australia
Negara yang aslinya berasal dari Oseania ini pindah ke benua Asia dan menjelma menjadi salah satu kekuatan menakutkan di benua kuning. Meski baru menjadi anggota Asia dalam waktu beberapa tahun terakhir, Australia telah memilikii prestasi yang cukup baik di Piala Asia U-19 yang sempat menjadi finalis di tahun 2010.
Di tingkat senior, semenjak menjadi anggota Asia, Australia menjadi rutin mengikuti setiap turnamen Piala Dunia. Juniornya di usia dibawah 16 tahun, bahkan pernah menghadirkan mimpi buruk bagi Indonesia U-16 di babak perempat final Piala Asia U-16.
Permainan yang mengandalkan kekuatan fisik ala Eropa menjadi senjata utama negeri kangguru ini untuk berbicara banyak di Piala Asia U-19. Bahkan berkat kekuatan yang dimiliki, mereka sempat mampu menahan Korea Selatan di fase grup.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Internasional dan Seputar Piala Asia U-19 2018 Lainnya di INDOSPORT.COM