x

Ten Hag Diprediksi Bangkitkan Man United, Conte: Liga Inggris Tidak Semudah Itu Bung!

Jumat, 22 April 2022 20:25 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor: Prio Hari Kristanto
Antonio Conte mewanti-wanti pada Erik ten Hag jika menangani klub Liga Inggris terutama Manchester United bukan sesuatu yang enteng. (Foto: REUTERS/David Klein)

INDOSPORT.COM - Kedatangan Erik ten Hag untuk mengisi posisi manajer tetap baru membuat Manchester United dan fansnya diliputi optimisme menatap musim depan.

Kendati demikian Antonio Conte selaku pelatih tim rival, Tottenham Hotspur, mengingatkan jika Liga Inggris bukan kompetisi yang mudah untuk ditaklukkan.

Baca Juga

Conte bukannya meremehkan kemampuan Ten Hag yang sebelumnya belum punya pengalaman menukangi klub di lima liga top Eropa karena Liga Inggris memang sulit untuk dimenangkan.

Terutama jika kesebelasan yang ditangani adalah Manchester United yang notabene dilabeli raksasa tidur sejak kali terakhir menjadi juara di 2012/2013.

Siapapun yang menjadi nakhoda The Red Devils akan merasakan tekanan luar biasa baik itu dari fans maupun media untuk selalu menang.

Baca Juga

Bahkan banyak manajer yang punya CV gemerlap seperti Louis van Gaal dan Jose Mourinho mencoba untuk mengembalikan kejayaan Manchester United di Liga Inggris namun pada akhirnya justru dipecat.

Maka dari itu Antonio Conte merasa Erik ten Hag belum pantas untuk diiringi dengan gegap gempita karena kegagalan bisa menghampiri kapan saja.

"Di Liga Inggris, pekerjaan di klub manapun menuntut level yang tinggi dari setiap manajer.  Tekanan akan semakin besar bila menangangi Manchester United," beber Conte.

Baca Juga

"Pilihannya adalah eraih trofi atau anda akan dicap gagal. Bukan hal mudah karena tim lain pun punya ambisi yang sama,"

"Jangan lupa jika musim ini Manchester United punya (Raphael) Varane, (Jadon) Sancho, dan (Cristiano) Ronaldo namun justru tampil lebih buruk dari musim lalu," tambah juru taktik asal Italia yang sudah punya satu medali Liga Inggris saat memimpin Chelsea pada 2017 lalu itu.


1. Pengalaman Harga Mati?

Erik ten Hag. Foto: REUTERS/Pedro Nunes

Erik ten Hag memang akan menggiring dirinya sendiri ke liang lahat andai tidak punya persiapan dan percaya diri tinggi sebelum menerima tawaran dari Manchester United.

Sedikit saja diterpa hasil buruk, maka minimnya pengalaman menukangi tim besar akan banyak dibahas media juga publik.

Baca Juga

Akan tetapi, opini jika pengalaman adalah kunci sukses terbesar untuk menjuarai Liga Inggris sebenarnya sudah basi.

Dua manajer terbaik Premie League saat ini, Pep Guardiola dan Jurgen Klopp, mendominasi perebutan gelar nyaris dalam separuh dekade terakhir datang dengan pengalaman melatih di liga asing saja.

Perlahan keduanya mampu membuktikan kualitas masing-masing. Guardiola memenangi tiga gelar bersama Manchester City sementara Klopp punya satu di Liverpool.

Baca Juga

Ten Hag bisa mengikuti jejak Guardiola dan Klopp andai Manchestes United mau bersabar untuk menunggu prosesnya.

Skuat yang ada di Old Trafford saat ini memang bertabur bintang dan nama-nama beken namun belum bisa dianggap sebagai tim yang ideal.

Maka dari itu Ten Hag harus diberi waktu untuk membangun skuatnya sendiri yang kemungkinan besar butuh waktu dan biaya.

Baca Juga

Jika nanti pada akhirnya sukses menjuarai Liga Inggris pun Manchester United belum boleh lepas tangan soal Erik ten Hag.

Kontinuitas masih harus ditunjukkan dan jika tidak maka drama pemecatan pada Antonio Conte di Chelsea hanya semusim setelah menjadi kampiun bisa terulang.


2. Pogba Pergi, Ten Hag Siap Berdayakan Van de Beek di Man United

Paul Pogba. FOTO: REUTERS/Peter Powell

Erik ten Hag kemungkinan besar tidak akan sempat merasakan pengalaman melatih Paul Pogba saat resmi jadi manajer Manchester United nantinya.

Kendati demikian, sang manajer asal Belanda tidak perlu cemas karena ia akan membangun kembali Setan Merah dengan Donny van de Beek sebagai pusat permainan.

Van de Beek sejak datang ke Liga Inggris pada musim panas 2020 lalu memang belum bisa dibandingkan dengan Pogba namun Ten Hag adalah pelatih yang tepat untuk memaksimalkan potensi sang pemain.

Saat masih sama-sama di Ajax Amsterdam, Van de Beek adalah salah satu bintang paling penting dalam skema Ten Hag.

Entah itu sebagai gelandang tengah maupun serang, Van de Beek, mampu menjadi salah satu dirijen Ajax termasuk di musim 2019/2020 di mana De Godenzonen mengejutkan dunia dengan lolos ke semifinal Liga Champions.

Baca selengkapnya: Tak Butuh Pogba, Ten Hag Siap Bangkitkan Man United dengan Si Anak Hilang Kesayangan

Manchester UnitedTottenham HotspurAntonio ConteLiga InggrisBerita Liga InggrisErik ten Hag

Berita Terkini