ā˜°
x

5 Fakta Mengejutkan Jelang Duel Hidup Mati Timnas Indonesia U-23 vs Filipina

Jumat, 13 Mei 2022 02:07 WIB
Editor: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji
Pertandingan Indonesia vs Vietnam di SEA Games, Jumat (06/05/22). Foto: PSSI.

INDOSPORT.COM - Berikut lima fakta mengejutkan jelang duel hidup mati antara Timnas Indonesia U-23 vs Filipina di laga ketiga Grup A SEA Games 2021.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-23 bakal dihadang lawan kuat yakni Filipina di laga ketiga Grup A SEA Games 2021 pada Jumat (13/05/22) pukul 16.00 WIB.

Baca Juga

Timnas Indonesia U-23 memiliki modal bagus yakni kemenangan besar dengan skor 4-1 atas Timor Leste di laga kedua Grup A. Akan tetapi, lawannya yang bakal dihadapi kali ini bukanlah tim sembarangan.

Pasalnya, Filipina besutanĀ Norman Fegidero sempat menahan imbang tuan rumah Vietnam dengan skor 0-0. Skuat Garuda asuhan Shin Tae-yong sendiri sempat kualahan saat bersua Vietnam di laga perdana hingga dihajar dengan skor 0-3.

Baca Juga

Akan tetapi, Timnas Indonesia U-23 tetap diunggulkan karena Filipina ternyata memiliki beberapa catatan buruk di masa lalu.

Untuk mengetahui selengkapnya, berkut INDOSPORT telah merangkum lima fakta mengejutkan jelang duel Timnas Indonesia U-23 vs Filipina di SEA Games 2021:

Baca Juga

Dalam 10 Tahun Terakhir Timnas Indonesia U-23 Belum Kalah dari Filipina

Dalam 10 tahun terakhir, Timnas Indonesia U-23 hanya tercatat bersua dua kali dengan Filipina. Skuat Garuda menang dalam catatan head to head sejak 2015 silam.

Di pertemuan pertama di SEA Games edisi 2015, Timnas Indonesia U-23 mampu menang atas Filipina dengan skor 2-0 berkat brace dari Evan Dimas.

Kemudian di pertemuan kedua pada 2017, skuat Garuda Muda mampu menang telak dengan skor 3-0. Rekor ini wajib mereka jaga saat bertemu Filipina di pertandingan ketiga Grup A SEA Games 2021.


1. Sejak 2005 Filipina Tak Pernah Menang Lebih dari 2 Laga

Logo Sea Games Vietnam.

Jelang melawan Timnas Indonesia, Filipina dihantui rekor buruk lainnya yakni belum pernah mendulang kemenangan lebih dari dua pertandingan di SEA Games.

Pada SEA Games 2005 silam mereka menang sekali melawan Kamboja dengan skor 4-2 dan menelan dua kali kekalahan. Di Sea Games 2011 Filipina menang sekali melawan Laos dengan skor 3-2 serta menelan empat kekalahan.

Baca Juga

Sedangkan di SEA Games edisi 2015 mereka menelan empat kekalahan tanpa kemenangan. Selanjutnya di SEA Game 2017 menang dua kali saat bersua Kamboja (2-0) dan Timor Leste (2-1).

Yang terakhir yakni SEA Games edisi 2019 lalu, Filipina dua kali menang atas Malaysia (1-0) dan Timor Leste (6-1), kemudian sisanya berakhir imbang dan kalah.

Baca Juga

Filipina Belum Mendapatkan Medali Emas Selama SEA Games Digelar

Sejak SEA Games digelar pada 1959 silam, Filipina rupanya belum pernah mendapatkan medali emas. Sejak 2055 lalu, mereka juga selalu gagal lolos dari fase grup.

Baca Juga

Hal ini terulang ketika mereka bermain sebagai tuan rumah di edisi 2019 lalu. Filipina hanya mampu finish diperingkat ketiga dibawah Kamboja yang unggul selisih satu gol saja.


2. Timnas Indonesia U-23 dan Filipina Sama-sama Diperkuat Pemain Eropa

Selebrasi pemain Indonesia Witan Sulaeman usai mencetak gol ke gawang Timor Leste di SEA Games 2021. Foto: PSSI

Timnas Indonesia U-23 dan Filipina sama-sama diperkuat pemain yang berkarier di Eropa di ajang SEA Games 2021 ini.

Dikubu Timnas Indonesia, Sebenarnya ada tiga pemain Eropa yang bergabung. Namun karena Elkan Baggott belum datang ke Vietnam, skuat Garuda hanya diperkuat Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

Sementara itu dikubu Filipina ada sosok Enrique Fernandez Linares atau yang akrab disapa Kike Linares. Di usianya yang masih 22 tahun, dia bermain untuk klub asal Spanyol, UD San Pedro.

Ia tercatat sudah membela klub tersebut sejak tahun 2020 lalu. Kemampuan bertahan Linares wajib diwaspadai oleh barisan penyerang Timnas Indonesia U-23 jika ingin mendulang kemenangan.

Kapten Filipin Berstatus Tanpa Klub

Ada yang unik dikubu Filipina yang menjadi lawan Timnas Indonesia U-23 di laga ketiga Grup A SEA Games. Kapten Filipina bernama Stephan Schrock rupanya berstatus tanpa klub.

Pemain beruisa 35 tahun tersebut berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kerjasama bersama klub yang sudah dibela selama lima tahun terkahir United City, pada Maret 2022 lalu.

Meski begitu, bukan berarti ia menjadi pemain yang punya kualitas jelek. Ia punya segudang pengalaman karena sempat memperkuat Hoffenheim 1899 dan Eintracht Frankfurt di Bundesliga Jerman selama dua musim.

Baca Juga
SEA GamesFilipinaTimnas IndonesiaShin Tae-yong

Berita Terkini