x

Liga 1: Aremania Masih Bandel Nyalakan Flare, Arema FC Kena Denda Lagi?

Selasa, 16 Agustus 2022 20:45 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Indra Citra Sena
Aremania hadir dalam program latihan Arema FC sebagai persiapan jelang Liga 1 2022.

INDOSPORT.COM - Manajemen Arema FC tergolong aktif dan gencar dalam melakukan sosialisasi terhadap sejumlah potensi pelanggaran regulasi Liga 1 Indonesia yang dilakukan oleh suporter.  

Pelanggaran seperti itu memang bermuara pada klub. Sehingga, di mana pun Arema FC berlaga, klub yang otomatis menanggung dosa suporter.

Baca Juga

Kasus terbaru terjadi saat Arema FC menjalani laga tandang pada pekan ke-4 Liga 1 2022-2023 melawan Bali United, Sabtu (13/8/22).

Segelintir Aremania di tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta kedapatan masih menyalakan flare. Padahal, Arema FC sukses memetik kemenangan tipis 2-1 atas Bali United.

Manajer Muchammad Ali Rifki pun sangat menyesalkan terhadap terjadinya insiden flare yang kembali terjadi. Pasalnya, klub baru saja diganjar sanksi denda cukup besar hingga Rp170 juta.

Baca Juga

"Teman-teman Aremania yang saya banggakan, mohon bantuannya ya. Ke depannya untuk tidak menyalakan flare dan melakukan tindakan kurang sportif," kata Ali Rifki.

"Karena yang rugi (adalah) klub dan kita semua. Seperti juga (Sabtu) kemarin di kandang Bali United," cetusnya melalui Instastory, Senin (15/8/22).

Baca Juga

Denda mencapai Rp170 juta terbagi ke dalam tiga Surat Keputusan yang diterbitkan Komite Disiplin PSSI ke klub. Mulai dari penyalaan flare, lemparan ke arah lapangan, hingga aksi teror di penginapan PSS Sleman, Jumat (5/8/22).

"Saya sebagai Manajer Arema FC meminta dengan segala kerendahan hati, untuk saling bekerja sama dalam hal kebaikan," tandas Ali Rifki.


1. Merasa Malu

Aremania nyalakan flare. Foto: Ian Setiawan/Indosport.com

Ali Rifki pun seperti merasa malu dengan tim tuan rumah, dalam hal ini Bali United, lantaran suporter mereka sudah bertingkah secara tertib sepanjang laga.

Tidak ada lagi penyalaan flare atau pelanggaran regulasi lainnya yang dilakukan oleh para Semeton Dewata. Situasi yang berbanding terbalik dengan Aremania.

Baca Juga

Sehingga, pihaknya tak memungkiri untuk dimintai pertanggung jawaban terhadap ulah suporternya dalam laga tandang ke markas Bali United.

Baca Juga

"Padahal, suporter Bali United tidak ada yang menyalakan flare. Maka, apabila ada sanksi yang dijatuhkan ke panpel Bali United, otomatis kita (Arema FC) yang akan menanggung dendanya," tandas kolega presiden klub, Gilang Widya Pramana tersebut.


2. Eduardo Almeida Dipastikan Aman

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida dan Jayus Hariono.

Nasib Eduardo Almeida dipastikan aman sebagai pelatih kepala di Arema FC. Kemenangan di markas Bali United dalam lanjutan Liga 1, Sabtu (13/08/22), menjadi indikasinya.

Ya, sebelumnya pelatih kebangsaan Portugal itu memang ditargetkan menang dalam rangkaian dua laga away sepanjang jadwal pekan ke-4 dan 5 Liga 1.

Satu tantangan berat sudah sukses dijawab Eduardo Almeida dengan lugas. Arema FC mengalahkan Bali United 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

Baca Juga

Sedangkan satu tantangan lainnya adalah ketika pada pekan ke-5, tim berjulukan Singo Edan melawat ke markas PSM Makassar, Sabtu (20/8/22) mendatang.

"Saya pribadi, inginnya Arema FC ya meraih kemenangan. Itu saja," manajer tim, Muchammad Ali RIfki menegaskan jelang away ke Bali.

Baca Selengkapnya

AremaniaBali UnitedLiga IndonesiaArema FCLiga 1Bola IndonesiaBerita Liga 1Liga 1 2022-2023One Football

Berita Terkini