x

Bakal Pecahkan Rekor Transfer, Apa yang Bikin Arsenal dan Chelsea Berebut Moises Caicedo?

Sabtu, 28 Januari 2023 13:55 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Pemain Brighton yang dulu pernah ditaksir Manchester United, Moises Caicedo. Foto: REUTERS-Ian Walton

INDOSPORT.COM – Duo rival Liga Inggris (Premier League), Arsenal dan Chelsea, tengah bertarung memperebutkan gelandang milik Brighton, Moises Caicedo, dan berpotensi memecahkan rekor transfer.

Perebutan ini hadir jelang penutupan bursa transfer, di mana baik Arsenal dan Chelsea, telah saling melepaskan tawaran untuk pemain berusia 21 tahun tersebut.

Chelsea lebih dulu melayangkan tawaran sebesar 55 juta poundsterling (Rp927 miliar) kepada Brighton untuk Caicedo.

Namun tawaran ini kemudian mendapat penolakan, menyusul tawaran yang dilayangkan belum sesuai permintaan Brighton.

Usai menolak tawaran Chelsea, Brighton kembali mendapat tawaran untuk pemain Ekuador tersebut. Kali ini dari Arsenal yang melayangkan tawaran 60 juta poundsterling (Rp1,1 triliun).

Baca Juga

Lagi-lagi Brighton tak tergoda dengan tawaran dari Arsenal tersebut dan bersikukuh mempertahankan Moises Caicedo di Januari 2023 ini.

Usut punya usut, penolakan itu dikarenakan Brighton melabeli Caicedo harga 75 juta poundsterling (Rp1,3 triliun), yang bakal jadi rekor transfer bagi klub berjuluk The Seagulss tersebut.

Baca Juga

Sehingga tawaran dari Arsenal dan Chelsea masih jauh dari harga yang diminta dan membuat Brighton enggan melepas bintangnya itu.

Padahal, Caicedo sendiri belum lama ini mengunggah isi hatinya yang ingin segera cabut dari Brighton untuk bergabung salah satu dari dua klub London tersebut.

Dengan kemungkinan penjualannya memecahkan rekor transfer Brighton, apa yang membuat Arsenal dan Chelsea berebut Moises Caicedo jelang penutupan bursa transfer Januari 2023?

Baca Juga

1. Kebutuhan Tim

Pelatih Ekuador Gustavo Alfaro melakukan selebrasi bersama Moises Caicedo usai pertandingan di grup A Piala Dunia Qatar 2022. (Foto: REUTERS/Siphiwe Sibeko)

Melihat kengototan Arsenal dan Chelsea mencoba merekrut Moises Caicedo, bisa dikatakan bahwa kedua tim ini membutuhkan pemain sepertinya.

Dari kubu Arsenal, tim berjuluk The Gunners ini membutuhkan amunisi tambahan di lini tengah, terutama pemain dengan posisi nomor 6 atau gelandang bertahan.

Sejatinya, Arsenal masih memiliki Thomas Partey di posisi tersebut. Sayang pemain asal Ghana ini rentan dan akrab dengan cedera.

Di belakang Partey, Arsenal dan Mikel Arteta masih memiliki sosok Albert Sambi Lokonga yang baru diboyong pada musim panas 2021 lalu.

Tapi penampilannya di laga kontra Manchester City di Piala FA 2022/23, Sabtu (28/01/23), membuktikan bahwa dirinya gelandang bertahan yang buruk.

Baca Juga

Di sisi lain, Chelsea juga membutuhkan pemain nomor 6 atau gelandang bertahan untuk mereformasi skuadnya saat ini.

Di posisi nomor 6 tersebut, Chelsea masih memiliki Jorginho. Pemain berpaspor Italia ini memang mampu diandalkan dan jarang diterpa cedera.

Baca Juga

Akan tetapi, usianya sudah menyentuh angka 30 tahun. Dengan keinginan pemilik membangun skuad muda, maka Caicedo jadi pilihan The Blues untuk posisi itu.

Dengan kebutuhan masing-masing tim, tak mengejutkan bila Arsenal dan Chelsea siap memecahkan rekor transfer penjualan Brighton demi seorang Caicedo.

Tapi, mengapa kedua tim London itu bakal mengeluarkan dana 75 juta poundsterling (Rp1,3 triliun) demi seorang Moises Caicedo? Kualitas apa yang dimilikinya?

Baca Juga

2. Kuat dalam Bertahan, Cerdas Membangun Serangan

Moises Caicedo, eks pemain Independiente del Valle/Ekuador yang kini berseragam Brighton.

Sebagai pemain nomor 6, Moises Caicedo identik dengan tugas bertahan. Hal ini pun terbukti dari catatannya di Liga Inggris musim ini.

Dilansir dari Whoscored dan FBRef, Caicedo punya catatan bertahan mumpuni dengan melepaskan 52 tekel ke lawan dengan memenangkan 25 tekel.

Hebatnya, Caicedo punya rasio kesuksesan tinggi saat menekel lawan dengan 73,3 persen dari 33 tekel yang dilancarkan ke pemain yang mendribel bola.

Kehebatan ini berbanding lurus dengan kemampuannya mengintersep bola, yakni sebanyak 26 kali dari 18 laga yang ia mainkan bersama Brighton.

Kemampuan dalam bertahan ini ternyata tak menutupi kecerdasan Caicedo dalam menyerang dan terlibat dalam permainan timnya.

Di Liga Inggris musim ini, Caicedo tercatat telah melepaskan 1079 operan. Dari jumlah tersebut, 948 operan berujung sukses, atau dengan rasio sebesar 87,9 persen.

Dari jumlah operan tersebut, ia mampu melepaskan 20 umpan kunci dalam 18 laga di kancah Liga atau rata-rata 1 umpan kunci per laga.

Karenanya, rataan Shot-Creating Actions (SCA) atau tindakan berujung tembakan seperti umpan, dribel, dan pelanggaran yang dimiliki Caicedo di angka yang cukup tinggi, yakni 2,37 SCA per 90 menit.

Jumlah rataan SCA per 90 menitnya itu mengungguli Jorginho (Chelsea) yang membuat 2,04 SCA per 90 menit dan hampir mendekati Thomas Partey (Arsenal) yang membuat 2,91 SCA per 90 menit.

Dengan harga 75 juta poundsterling, mungkin Caicedo bisa dikatakan terlampau mahal. Tapi dengan usia yang baru 21 tahun, harga tersebut seperti investasi masa depan, mengingat dirinya punya peluang untuk menjadi lebih baik lagi.

Bursa TransferChelseaArsenalLiga Primer InggrisBrighton & Hove AlbionIn Depth SportsLiga InggrisOne FootballMoises Caicedo

Berita Terkini