x

Semprot PSSI, Madura United Tuntut Reformasi Total untuk Wasit Liga 1

Selasa, 7 Februari 2023 10:19 WIB
Penulis: Ian Setiawan | Editor: Isman Fadil
Komisaris PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq Abdurrahim secara resmi mengirimkan protes atas kinerja wasit seusai kekalahan Madura United 2-3 menjamu Persis Solo.

INDOSPORT.COM - Kekalahan 2-3 saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan Liga 1 menjadi puncak amarah dari Madura United perihal kinerja wasit kompetisi.

Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab sudah menyusun surat protes secara resmi yang akan dikirimkan dengan bukti-bukti terlampir.

Madura United menuding, kinerja Choirudin selaku wasit tidak becus dalam memimpin laga. Banyak keputusan yang tidak bisa diterima.

"Kepemimpinan wasit jauh dari kata fair play. Pengambilan keputusan yang buruk," ucap Komisaris PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq Abdurrahim Senin (06/02/23).

Menurut dia, kekesalan Madura United adalah puncak dari sejumlah masalah atas kinerja wasit pada sejumlah laga Liga 1.

Baca Juga

Klub kebanggaan warga pulau garam ini pun ikut menyemprot PSSI khususnya Komite Wasit, yang memberi penugasan kepada wasit.

"Seluruh masyarakat Indonesia bisa saksikan, betapa bobroknya kepemimpinan wasit nasional yang dikomandoi PSSI," sembur Ziaul Haq.

Baca Juga

"PSSI selama ini menyebut (wasit) baik-baik saja. Omong kosong apa lagi yang akan disampaikan oleh PSSI," imbuh dia.

Efek dari kinerja wasit yang tak becus pun dikhawatirkan menjalar kepada tingkat emosi yang meninggi dari sejumlah pihak.

"Kami tidak mau sebab akibat yang dilakukan pengadil pertandingan jadi ekses yang tidak menyenangkan bagi orang-orang disini," tandas Ziaul Haq.

Baca Juga

1. Reformasi Total

Ekspresi Lulinha atas kekalahan Madura United di menit akhir.

Sehubungan dengan itu, Madura United menuntut adanya reformasi total terhadap dunia perwasitan yang ditugaskan di Liga 1.

Klub asal pulau garam ini bahkan mempertegas sikapnya terhadap kompetisi Liga 1, jika tidak ada perubahan nyata di sektor wasit.

Baca Juga

"Jadi tolong dibenahi. Kalau tidak sanggup, jangan menggelar pertandingan lagi. Stop, sudah selesai," ungkap Ziaul Haq.
Padahal, tujuan dari gelaran kompetisi bermuara kepada perbaikan prestasi tim nasional, melalui kompetisi yang fair play dan sportif.

Baca Juga

"Kalau wasitnya tidak benar, jangan harap muaranya untuk tim nasional. Jadi kalau timnas ingin bagus, kompetisi harus baik, wasitnya juga," tuntas dia.

Baca Juga
Persis SoloMadura United FCLiga IndonesiaLiga 1

Berita Terkini