x

3 Noda Kekalahan yang Paling Diingat Publik dalam Karier Tinju Manny Pacquiao

Kamis, 16 September 2021 19:05 WIB
Editor: Juni Adi
Manny Pacquiao saat menjuarai sabuk kelas welterweight di tahun 2016

INDOSPORT.COM - Dunia tinju internasional dibuat heboh dengan rumor pensiunnya Manny Pacquiao baru-baru ini. Hal tersebut terindikasi setelah dirinya memposting ucapan 'terima kasih' dalam sebuah video yang ia bagikan di akun Twitternya.

Sontak cuitan itu membuat penggemar berspekulasi kalau pria berusia 42 tahun itu berniat gantung sarung tinju

"Ini mungkin mengakhiri karier saya (dalam) tinju, tetapi ini adalah pernyataan saya kepada semua penggemar tinju, orang-orang di seluruh dunia: kami menghibur orang-orang, kami menghibur di atas ring," kata Manny Pacquiao dalam video tersebut.

Baca Juga
Baca Juga

"Tetapi yang terpenting adalah apa yang telah kita lakukan kepada orang lain, bagaimana kita dapat membantu mereka. Tidak hanya untuk orang Filipina, tetapi untuk semua saudara dan saudari kita di seluruh dunia," tuturnya.

Postingan tersebut muncul setelah Manny Pacquiao kalah di pertandingan terakhirnya baru-baru ini melawan Yordenis Ugas pada Sabtu (21/08/21) lalu.

Petinju Filipina itu kalah angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

Namun Pacquiao akan memutuskan masa depannya bulan depan menjelang pemilihan presiden Filipina. Sebelum memutuskan pensiun, karier tinju Manny Pacquiao bisa dibilang tidaklah berjalan mulus.

Sebab dirinya pernah beberapa kali merasakan kekalahan memalukan dan diingat publik, seperti empat kekalahan yang paling dikenang ini.


1. 1. Kalah Tipis dari Timothy Bradley

Manny Pacquiao vs Timothy Bradley.

Manny Pacquiao dikenal sebagai salah satu petinju legendaris dunia karena kemampuannya yang cukup hebat, meski postur badannya kurang ideal sebagai atlet. 

Hal itu dibuktikan oleh Pacquiao dengan mengalahkan sederet petinju-petinju top dunia pada periode 2005 hingga 2011. Adapun para korbannya seperti Barrera, Marquez, De La Hoya, Antonio Margarito, dan Shane Mosley.

Namun Pacquiao hanyalah manusia biasa, ia pun beberapa kali mengalami kekalahan salah satunya ketika berjumpa Timothy Bradley, dalam upaya mempertahankan sabuk juara kelas welter WBO pada Juni 2012.

Dalam duel tersebut Pacquiao kalah angka. Dua juri memberi angka 115-113 untuk Bradley, sementara satu juri memberi kemenangan 115-113 untuk Pacquiao.

Baca Juga
Baca Juga

2. Kalah KO dari Juan Manuel Marquez

Enam bulan berselang usai kalah dari Bradley, Pacquiao tidak menyerah dan bersedia kembali naik ke atas ring. Ia berharap aksinya ini bisa memperbaiki nama besarnya di dunia tinju.

Alih-alih meraih kemenangan, Pacquiao justru kalah KO pada ronde keenam ketika berhadapan dengan Marquez. Menariknya, Juan Manuel Marquez justru pernah dikalahkan oleh petinju legendaris Indonesia, Chris John tahun 2006 lalu.

3. Kalah Angka dari Floyd Mayweather

Pertarungan antara Floyd Mayweather vs Manny Pacquiao pada Mei 2015 lalu di MGM Arena, Amerika Serikat, merupakan salah satu pertarungan tinju yang banyak menyita perhatian dalam satu dekade terakhir. 

Pacquiao hadir dengan sabuk WBO kelas welter, sementara Mayweather membawa sabuk WBA dan WBC.

Tampil agresif dalam pertarungan, Pacquiao dinyatakan kalah angka mutlak dengan skor 110-118, 112-116, dan 112-116. 

Floyd Mayweather JrManny PacquiaoTimothy BradleyTinjuTRIVIABerita TinjuJuan Manuel Marquez

Berita Terkini