Celtics Putus Rantai Kekalahan
Boston Celtics seperti sedang bermain-main dengan takdirnya sendiri. Mereka membuka tahun 2013 dengan kekalahan dari Memphis Grizzlies.
Tapi setelah itu mereka berhasil merangkai enam kemenangan tak terputus. Sialnya, setelah itu mereka terpuruk dalam rentetan enam kekalahan. Untungnya rantai kekalahan itu akhirnya terputus.
Pemegang 17 gelar juara NBA, atau yang terbanyak sepanjang sejarah ini, memutus rententan kekalahan tersebut dengan meraih kemenangan saat menjamu Miami Heat di TD Garden.
Heat dan Celtics dijadwalkan bertemu empat kali. Ini merupakan pertemuan kedua, setelah pada pertemuan pertama, Heat keluar sebagai pemenang dengan 120-107, Oktober lalu.
Laga ini juga jadi ajang “pulang kampung” pertama Ray Allen yang sejak awal musim lalu melepas seragam Celtics dan bergabung dengan Heat.
Bermain tanpa Rajon Rondo yang cedera, Celtics mencoba mencari kesempatan untuk mememuaskan pendukung mereka dengan meraih kemenangan.
Tapi mereka justru tertinggal di awal pertandingan. LeBron James dkk membawa Heat menutup kuarter pertama dengan 26-22.
Celtics berhasil mengejar ketinggalan. Mereka mampu mengubah kedudukan menjadi imbang, 43 sama, saat memasuki masa turun minum.
Di dua kuarter terakhir, Celtics dan Heat mencoba unggul dalam perolehan poin tanpa mengendorkan pertahanan. Hasilnya, hingga kuarter empat berakhir, kedua tim meraih poin sama, yakni 87,
Saat perpanjangan waktu pertama, kedua tim bermain di bawah tekanan. Heat yang merupakan juara bertahan, tak mampu menembus pertahanan Celtics, begitu pun sebaliknya.
Babak overtime pertama berakhir dengan 93 sama, yang memaksa digelarnya babak tambahan kedua.
Produksi poin tetap kecil di babak ini. Tapi Celtics akhirnya berhasil memaksimalkan peluang, hingga akhirnya memenangi pertandingan dengan selisih satu bola, 100-98.
Kevin Garnett menyumbang poin terbesar bagi Celtics, yakni 24 angka, disusul Pierce dengan 17.
Hasil ini memutus rangkaian enam kekalahan beruntun mereka, sekaligus menghentikan deretan empat kemenangan beruntun Heat.
Tapi selebrasi Garnett dan kawan-kawan tak berlangsung lama setelah coach Doc Rivers mengabarkan kalau cedera Rondo ternyata parah, dan harus absen hingga akhir musim.
“Semua orang sangat senang dengan kemenangan ini. Tapi ini (kabar tentang Rondo), membawa awan hitam di ruangan, saat kami mendengarnya,” ucap Pierce.
Cletics kini mencatat 21 kemenangan dan 23 kekalahan, yang menempatkan mereka di posisi tiga Divisi Atlantik, dan peringkat delapan Wilayah Timur.
Sementara Heat memimpin Divisi Southeast sekaligus Wilayah Barat, hasil dari 28 kemenangan dan 13 kekalahan.
Hasil Pertandingan, Senin (28/01):
Miami Heat 98-100 Boston Celtics
Oklahoma City Thunder 96-105 Los Angeles Lakers
Detroit Pistons 104-102 Orlandu Magic
New Orleans Hornets 91-83 Memphis Grizzlies
Atalanta Hawks 104-106 New York Knicks
Phoenix Suns 95-110 Dallas Mavericks