x

Rubio Bela Gasol

Jumat, 1 Februari 2013 12:32 WIB
Editor: Pipit Puspitarini

Lakers masih tertinggal lima kemenangan dari Houston Rockets yang barada di posisi delapan, posisi aman terbawah untuk lolos ke babak playoff.

Segala cara dan strategi coba diterapkan coach Mike D’Antoni untuk membawa Lakers ke posisi lebih baik, secepatnya. Salah satunya adalah dengan membangkucadangkan Pau Gasol.

Earl Clark dipilih D’Antoni untuk menggantikan posisi Gasol.

Keputusan ini jelas tidak menyenangkan bagi Gasol. Terutama saat dia nyaris duduk di bangku cadangan sepajang empat kuarter ketika Lakers mengalahkan New Orleans Hornets, 30 Januari Lalu.

Musim ini memang cukup sulit bagi Gasol. Cedera lutut jadi kendala terbesar untuk bisa kembali ke permainan terbaik. Gasol meraih rata-rata poin terjelek sepanjang karier, 12,8 per game.

Ricky Rubio, point guard Minnesota Timberwolves asal Spanyol, menyatakan pembelaannya terhadap Gasol. Wolves dan Lakers akan saling berhadapan Sabtu (02/02/13), atau Jumat malam waktu setempat.

“Dia sudah membuktikan sebagai yang terbaik di liga. Dia bisa melakukan passing, shooting, rebound. Dia bisa melakukan semuanya. Kalau Lakers tidak menginginkannya, kami dengan senang hati menerimanya,” tegas Rubio.

Dalam beberapa musim terakhir, memang sudah muncul berita seputar rencana hengkang Gasol dari Lakers. 

“Sudah sekitar dua tahun ini sepertinya Lakers tidak menginginkan Gasol, tapi sebenarnya mereka mebutuhkannya. Dia pemain veteran dan tahu bagaimana cara bermain,” tambah Rubio.

Timberwolves adalah salah satu tim yang dikabarkan tertarik untuk mendapatkan veteran asal Spanyol tersebut. Pelatih Rick Adelman pasti ingin menduetkan Gasol dengan Kevin Love.

Tapi sepertinya Wolves harus berpikir ulang. Mereka saat ini berada di posisi 12 klasemen Wilayah Barat dan cukup dipusingkan dengan cederanya beberapa pemain.

Memilih Gasol yang sudah berusia 32 tahun rasanya bukan keputusan tepat. Apalagi jika sudah sampai ke uruasn angka. Mereka jelas butuh dana besar untuk mendapatkan pemain bertinggi 2,13 meter tersebut.

Sejak bergabung pada 2008, Gasol sudah dua kali membawa Lakers menjadi juara NBA, pada 2009 dan 2010.

Berita Terkini