x

Kobe Bangkitkan Lakers

Kamis, 7 Maret 2013 11:46 WIB
Editor: Yusuf Abdillah

Meski  cedera siku Kobe Bryant menjadi pahlawan buat Los Angeles Lakers. Bintang Lakers itu mencetak 42 angka di New Orleans Arena, menyamai pencapaian terbaiknya musim 2012-2013 ini.   

Lakers datang ke kandang New Orleans Hornets berbekal kekalahan telak dari Oklahoma City Thunder, Rabu (06/03/13) kemarin. Kondisi serupa nyaris terulang pada laga ini.

Tuan rumah tampil agresif sejak awal. Eric Gordon dan kawan-kawan bahkan sempat unggul hingga 25 poin. Tapi Lakers tidak mau mengulang hasil buruk kemarin.

Perlahan Lakers memangkas defisit angka. Lakers berbalik mendominasi permainan. Bahkan saat waktu tersisa 6 menit, Lakers tak memberi Hornets kesempatan sama sekali .

Dalam rentang 6 menit terakhir Lakers mampu membuat 20 angka. Di sisi lain Hornets gagal cetak satu angka pun. Dari 20 poin yang tercipta, 13 di antaranya milik Bryant.

Kemenangan Lakers juga tak lepas dari peran Dwight Howard yang menyumbang 20 poin dan 15 rebounds. Metta World Peace juga berkontribusi dengan raihan 11 angka.

Hasil ini memperpanjang catatan bagus Lakers atas Hornets. Sejak Maret 2010, Hornets selalu gagal mengalahkan lawannya itu.

Kemenangan atas Hornets sangat penting bagi Lakers yang berjuang mendapatkan tempat di babak playoff.

Saat ini Lakers masih berada di posisi sembilan klasemen Wilayah Barat dengan 31 kemenangan dan 31 kekalahan. Lakers tertinggal satu kemenangan dari Utah Jazz yang berada di peringkat delapan.

Hasil Pertandingan, Kamis (07/03)

Denver Nuggets 120-113 Sacramento Kings

New Jersey Nets 99- 78 Charlotte Bobcats           

Boston Celtics 83-81 Indiana Pacers

Utah Jazz 101- 104 Cleveland Cavaliers

Orlando Magic 96-97 Miami Heat             

New York Knicks 87-77 Detroit Pistons   

Philadelphia 76ers 96-107 Atlanta Hawks

Washington Wizards 82-87 Minnesota Timberwolves

Los Angeles Lakers 108-102 New Orleans Hornets

Portland Trail Blazers 85-91 Memphis Grizzlies

Houston Rockets 108-112 Dallas Mavericks

Berita Terkini