Amin Gabung Satria Muda
Amin Prihantono hanya betah dua musim bermain di ASEAN Basketball League (ABL). Karena kontribusi yang minim, shooting guard sekaligus small forward itu memilih bergabung Satria Muda Britama.
Terhitung Kamis (29/08/13), Amin akan kembali berlaga di National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2104.
Pria berusia 31 tahun itu tampaknya ingin memperbaiki performa setelah hanya bermain rerata 7,95 menit per laga bersama Indonesia Warriors.
''Di sana, kurang ada pressure. Sebab tim lebih banyak mengandalkan pemain asing,'' tutur Amin di laman NBL Indonesia
Amin memang menyisakan kenangan luar biasa bagi SM dan para penggemar berat klub Jakarta itu. Dalam grand final NBL, 13 Maret 2011, dia berhasil mengatas tekanan berat fans tuan rumah CLS Knights Surabaya.
Amin merekam 16 poin dan jadi top scorer. Prestasi pribadinya ialah mengantarkan SM menjuarai NBL 2010-2011 di DBL Arena, Surabaya.
''Di NBL, latihannya akan lebih berat. Di ABL, memang sebagian besar hanya latihan teknik, tetapi di NBL banyak latihan fisik,'' ucap Amin.
Secara pribadi, Amin ingin bobot tubuhnya berkurang jadi lebih idel. ''Saya menargetkan berat badan saya 87 sampai 88 kilogram. Sekarang saya masih 92 kilogram,'' imbuh dia.
Pebasket kelahiran Wonosobo itu akan berada di bawah arahan dua pelatih muda, Cokorda Raka (head coach) dan Youbel Sondakh (asisten pelatih), yang merupakan mantan rekan setim Amin. Usia Youbel baru 29 tahun.
Amin menyatakan tak akan kesulitan berada di bawah arahan dua pelatih muda itu. Komunikasi justru berjalan dengan baik karena kedua pelatih itu adalah rekan seangkatan. ''Mereka tidak gila hormat,'' tandas Amin.
Kedatangan Erick Sebayang (dari Pelita Jaya Energi-MP Jakarta) dan Agustinus Indrajaya (CLS Knights Surabaya) akan memperkuat SM.
Selain Erick dan Indra, SM juga bertambah kuat dengan kehadiran pemain gaek 36 tahun, Donny Ristanto. ''Pemain muda kami istimewa. Kami optimistis menyambut musim baru nanti,'' tegas Amin.