Hangtuah Menangi Drama
Hangtuah Sumsel IM harus bekerja keras hingga babak tambahan waktu, demi menundukkan Garuda Kukar Bandung 55-53, dalam turnamen pramusim Speedy NBL Indonesia 2013-2014, Senin (23/09/13).
Laga sengit di DBL Arena, Surabaya itu menyedot emosi Pelatih Hangtuah, Wan Amran. Pada NBL musim lalu, Amran adalah nakhoda tim Kukar Bandung.
Ketegangan memuncak pada quarter ketiga, kala Garuda coba mengejar ketertinggalan 20-26. Wendha Wijaya sepat membalikkan keadaan melalui tembakan dua poin.
Momentum kreasi kapten Garuda membuat spirit tim melejit. Garuda balik memimpin dan menutup quarter ketiga dengan keunggulan tipis 34-33.
Ketegangan tak menurun bahkan hingga 12 detik terakhir. Hangtuah yang masih tertinggal 40-41 ternyata memiliki keberuntungan. Pelanggaran Diftha Pratama terhadap Uneputty menciptakan dua free throw.
Uneputty sukses menyamakan kedudukan 41-41, setelah satu lemparan bebasnya masuk. Saat buzzer, Garuda berpeluang menang. Namun, tembakan Fadlan Minallah di bawah ringan terblok Ary Sapto.
Skor berimbang kembali terjadi. Tembakan Fadlan membuat Garuda mampu mengimbangi Hangtuah 45-45. Namun, Hangtuah memanfaatkan strategi permainan dengan baik dan menutup game 55-53.
“Saya banyak dapat informasi kelemahan Garuda dari Wan Amran. Salah satunya ialah di sisi kiri. Di posisi itu, saya pasang pemain berdefense kuat,” ungkap Koko Heru Nugroho, Asisten Pelatih Hangtuah.
Kemenangan itu krusial bagi Hangtuah, demi menjaga kans lolos ke semifinal. Sehari sebelumnya Ary Sapto dan kawan-kawan sempat kalah dari Pacific Caesar Surabaya juga lewat drama overtime.
”Sebenarnya kami ingin menang tanpa overtime. Tapi, kalau kondisinya harus berlanjut sampai overtime, mau tidak mau pemain harus siap,” ungkap Tri Wilopo, pemain Hangtuah yang menyumbang 12 poin.