Satria Kubur Aspac
Kedua tim yang berstatus juara ini menyuguhkan pertandingan yang seru sejak awal. Aspac yang berstatus juara bertahan, langsung tancap gas.
Fandi Andika Ramadhani dan Xaverius Prawiro membawa Aspac leading 5-0. Satria Muda akhirnya menemukan ritme permainanya.
Mereka mengefektifkan tekanan di paint area melalui Arki Dikania Wisnu dan Rony Gunawan. Satria Muda memenangi quarter ini dengan keunggulan 16-12.
Memasuki quarter kedua, pertandingan berlangsung menarik dengan tempo permainan cepat dari kedua tim, namun Satria Muda tak terbendung dan tetap memimpin dengan skor 24-30.
Laga makin berjalan sengit memasuki kuarter ketiga. Rookie berdarah campuran Filipina-Indonesia, Ebrahim Enquio Lopez, menunjukkan kelasnya dengan memberi kontribusi penting.
Ebrahim langsung menjadi ancaman. Aspac pelahan-lahan bisa mengejar ketertinggalan. Aspac menyamakan kedudukan menjadi 41-41. Satria Muda tetap unggul di quarter ketig, 47-41.
Satria Muda melesat di awal kuarter empat hingga berhasil unggul 11 poin atas Aspac. Namun Aspac kembali mengejar hingga bisa menyamakan kedudukan menjadi 52-52 di akhir laga.
Di empat menit terakhir, Satria Muda mampu menutup game ini dengan kemenangan dramatis. Hingga pertandingan berakhir, tim asuhan Cokorda Raka tetap memimpin pertandingan dengan skor 63-68.