x

Persaingan Ketat di NBL dan WNBL Seri Semarang

Selasa, 3 Maret 2015 22:27 WIB
Kontributor: Benny Raharjo | Editor:

Jika dilihat jeda waktu seri Solo dan seri Semarang hanya sekitar dua hari saja, sehingga fisik prima pemain masing-masing tim tetap harus terjaga. Terlebih lagi persaingan masing-masing tim saat ini sangat ketat.

Masing-masing tim dituntut mampu mengoptimalkan setiap laga demi memuluskan ambisi lolos playoff. Hangtuah Sumsel IM (peringkat ke-6), Garuda Kukar Bandung (ketujuh), Stadium Jakarta (kedelapan), dan Bimasakti Nikko Steel Malang (kesepuluh) bakal menjadi sorotan selama seri ketujuh di Semarang nanti. 

Sebagai tim langganan lolos playoff pada empat musim sebelumnya, keempat tim itu belum benar-benar aman. Bahkan, kemapanan mereka kini mendapat ancaman serius dari dua tim kuda hitam. Yakni JNE BSC Bandung Utama yang untuk sementara berhasil menyodok ke posisi lima besar, serta Satya Wacana ACA LBC Salatiga yang mengancam di posisi sembilan. 

Siapa yang lengah, sangat mungkin akan terpental dari delapan besar atau zona championship series. Beban paling berat harus dihadapi Garuda pada seri Semarang nanti. Tim polesan Tjetjep Firmansyah itu harus bentrok dengan CLS Knights Surabaya (4/3), Stadium Jakarta (6/3), dan Satria Muda Britama Jakarta (7/3).

Sementara itu, menurut Yondang Tubangkit, Senior Manager Communication PT DBL Indonesia, seri Semarang pasti akan mendapat apresiasi dari para pecinta bola basket di Semarang. 

"Tentu saja animo penonton Semarang cukup besar, sekaligus mendukung tuan rumah Sahabat, yang tampil di WNBL Indonesia. Selain itu, untuk NBL Indonesia seri Semarang ini tim-tim sudah mulai menancapkan jangkar untuk memastikan diri lolos ke championship series,” kata Yondang kepada INDOSPORT. 

Indonesian Basketball League (IBL)WNBL

Berita Terkini