Rockets Tunda Langkah Warriors ke Final NBA
Sejak tip-off pada kuarter pertama, Golden State Warriors (GSW) langsung tampil menyerang dengan melayangkan serangan dari kedua sisi lapangan. Berniat ingin mencetak skor lebih dahulu, usaha itu justru menjadi bumerang untuk mereka.
Berbagai tembakan Stephen Curry dan kawan-kawan gagal masuk ke dalam ring, Naas bagi mereka karena Houston Rockets sukses melakukan defensive-rebounds dengan baik termasuk melakukan serangan balik yang membuahkan hasil.
Forward Josh Smith membuka kran skor setelah sukses menciptakan jump three-points shoot-nya saat laga baru berjalan sekitar 15 detik.
Selama empat menit pertama, Warriors selalu melakukan kesalahan dalam melempar bola, sehingga mereka harus tertinggal lebih dulu dengan skor 12-0. Setelah itu, anak-anak GSW secara perlahan mampu mengejar ketertinggalan. Kuarter pertama menjadi milik Rockets dengan keunggulan jauh, 45-22.
Pada kuarter kedua, GSW berusaha untuk mempertipis ketertinggalan, sementara tim tuan rumah tidak mengijinkan hal itu terjadi. Mereka juga terus melakukan serangan melalui sang bintnag James Harden. Meski Warriors lebih banyak memasukkan bola, pemain bernomor punggung 13 ini sukses membawa rekan-rekannya unggul 69-59.
Usai turun minum, Houston Rockets yang dibesut oleh Kevin McHale ini semakin tampil trengginas. Lagi-lagi, James Harden menjadi aktor utama pada kuarter ketiga ini. Pebasket berusia 25 tahun itu sukses mencetak 10 angka, sehingga Rockets semakin menjauhi Warriors dengan skor 99-84.
Pada kuarter keempat, Warriors tetap menunjukkan semangat tinggi. Berbagai serangan mereka lakukan demi mengejar ketertinggalan, sayangnya usaha mereka tak berhasil karena Rockets tampil lebih baik.
Hingga akhir pertandingan, Rockets unggul 128-115 atas Warriors dan dengan ini, James Harden cs sukses mempertipis skor final Western Conference NBA menjadi 3-1 dengan keunggulan masih dipegang oleh Warriors.
Jika ingin lolos, mereka harus meraih tiga kemenangan lagi secara beruntun. Karena jika kalah sekali saja, maka Rockets harus mengubur mimpinya untuk tampil di Final NBA 2015.